USAI tragedi Stadion Kanjuruhan, Simon McMenemy beri komentar tentang suporter Indonesia akan diulas pada artikel ini. Tragedi Stadion Kanjuruhan saat ini amsih menjadi sorotan para pencinta sepak bola di seluruh penjuru dunia.
Bahkan, Mantan pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy juga ikut buka suara. Ia mengomentari sikap yang kerrang kali ditunjukkan oleh suporter Indonesia menurut sudut pandangnya.
Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan terjadi pada Sabtu 1 Oktober 2022 malam WIB setelah Arema FC menelan kekalahan dari Persebaya Surabaya 2-3. Beberapa suporter Arema FC yang kecewa memaksa masuk ke lapangan dan membuat keributan.
Aparat kepolisian yang berjaga di stadion pun kewalahan untuk memperbaiki suasana yang terjadi. Sayangnya, mereka menembakan gas air mata ke arah suporter yang berada di dalam lapangan, maupun di Tribun.
BACA JUGA:Cuma Finis Kedua di F1 GP Singapura 2022, Charles Leclerc Akui Keperkasaan Sergio Perez
Bencana pun tidak terhindarkan setelah ribuan penonton yang berada di tribun berdesak-desakan untuk bisa keluar dari stadion. Hasilnya, lebih dari 125 nyawa melayang dan juga ratusan korban luka-luka.
Simon McMenemy pun merasa suporter sepak bola Indonesia memiliki bakat yang luar biasa untuk memberikan dukungan bagi tim kesayangannya. Namun di saat bersamaan, hal tersebut juga menimbulkan sikap fanatik yang cukup membahayakan.
"Para pendukung di sini adalah hal terbaik dan hal terburuk tentang sepak bola di negara ini, tanpa bayangan keraguan. Mereka membuat stadion menjadi listrik ketika tim mereka bermain hebat,” ungkap Simon McMenemy dilansir dari Sky News, Senin (3/10/2022).
"Tapi ketika tim mereka buruk, itu menimbulkan reaksi, itu menyebabkan efek berbahaya. Dan, seperti yang telah kita lihat tadi malam, itu bisa berakibat buruk," imbuhnya.
Saat ini, PSSI beserta pihak penyelenggara akan melakukan investigasi lebih lanjut atas insiden tersebut. Kini pertandingan di Liga 1 2022-2023 selama satu pekan kedepan pun telah dipastikan akan ditunda untuk sementara.
(Dimas Khaidar)