Mengintip Perbedaan Shin Tae Yong dan Bicentini Pelatih Timnas Curacao

Cita Zenitha, Jurnalis
Sabtu 24 September 2022 10:02 WIB
Mengintip perbedaan Shin Tae-yong dan Bicentini pelatih Timnas Curacao (Foto: Instagram/shintaeyong7777)
Share :

MARI mengintip perbedaan Shin Tae-yong dan Bicentini pelatih Timnas Curacao. Kedua pelatih akan berjumpa ketika Timnas Indonesia menjamu Curacao di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (24/9/2022) malam nanti WIB.

Pertandingan ini sangat ditunggu masyarakat Indonesia yang ingin melihat tim kesayangannya menang. Selain persaingan di atas lapangan, perbandingan antara kedua pelatih juga menarik untuk disaksikan.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, memiliki catatan prestasi yang lebih mentereng dari pelatih Curacao, Remko Bicentini. Kendati demikian jika berbicara soal pemain, Timnas Curacao tentu lebih unggul dari Timnas Indonesia.

Bagaimana tidak, sejumlah pemain Curacao tercatat pernah berlaga di pentas Eropa. Bahkan Curacao memiliki para pemain yang bersaing di pentas Liga Inggris, seperti Cuco Martina dan Vurnon Anita, yang bisa membuat Timnas Indonesia mundur teratur.

Berdasarkan ranking FIFA saja, Indonesia berada jauh di bawah Curacao. Indonesia menduduki peringkat 155 sedangkan Curacao berada di posisi 85. Namun, kekurangan yang ada di dalam Timnas Indonesia sejatinya dapat diperbaiki mengingat tim nasional kini dilatih oleh Shin Tae-yong.

Kali ini, Okezone mengajak untuk mengintip perbedaan Shin Tae-yong dan Bicentini pelatih Timnas Curacao.

Mengintip Perbedaan Shin Tae Yong dan Bicentini Pelatih Timnas Curacao

Sejak mengasuh Timnas Indonesia, Shin Tae-yong membawa banyak perubahan. Baru-baru ini Shin Tae-yong membawa Timnas Indonesia lolos Piala Asia 2023. Timnas Indonesia juga berhasil mengalahkan Malaysia di ajang SEA Games 2021 dan membawa pulang perunggu.

Berkat kepiawaian Shin Tae-yong menjadi juru ramu pemain, rangking Indonesia di FIFA meroket 20 peringkat. Awalnya Indonesia berada diposisi 175 menjadi 155.

Pengalaman Shin Tae-yong sebagai mantan pelatih Timnas Korea Selatan juga tak luput dari perhatian. Berkatnya, Korea Selatan tampil di Piala Dunia 2018. Shin Tae-yong juga telah mengantarkan Seongnam Ilhwa Chunma menjadi juara Liga Champions Asia 2010 lalu.

Jika melihat kompetensi Remko Bicentini, ia sempat diangkat menjadi asisten pelatih Timnas Curacao dari 2011 hingga 2016. Sayangnya sebagai asisten pelatih Bicentini tidak banyak untuk anak asuhnya kala itu.

Hingga pada 2016 sampai 2020 ia ditunjuk menjadi kepala pelatih. Sejak itu ia mengantarkan Timnas Curacao menjuarai sejumlah laga mulai dari Piala Karibia pada musim 2017, Piala Raja 2019 dan lolos Piala CONCACAF.

Bicentini mengundurkan diri dari Curacao pada Agustus 2020, memilih menjadi asisten pelatih Timnas Kanada. Setelah sukses memimpin Timnas Kanada ke Piala Dunia 2022, Bicentini kembali ke Curacao untuk menjadi pelatih.

Demikian perbedaan Shin Tae-yong dan Bicentini Timnas Curacao.

(Andika Pratama)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya