MEDIA Vietnam, Dantri, memberi saran mengejutkan kepada Timnas Indonesia perihal rencana PSSI meninggalkan AFF dan gabung Federasi Sepakbola Asia Timur (EAFF). Dantri menyarankan PSSI untuk tetap bertahan di AFF.
“Saat ini AFF memiliki tiga turnamen kelompok umur yakni U-16, U-19 dan U-22. Sementara itu, EAFF hanya mempunyai satu turnamen di tingkat nasional (kelompok senior),” tulis Dantri.
“Karena itu, Indonesia lebih baik bertahan di AFF. Hal itu akan membantu pemain muda Indonesia lebih banyak kesempatan untuk bermain. Masalah ini penting untuk perkembangan sepakbola,” lanjut Dantri.
Pernyataan ini tergolong mengejutkan. Sebab, Dantri sebelumnya vokal mendukung keputusan meninggalkan AFF dan gabung EAFF.
Satu hal yang pasti, keputusan matang memang harus diambil PSSI. Jangan sampai keputusan yang tergesa-gesa ujung-ujungnya malah merugikan sepakbola Indonesia.
Meski terkesan buruk, AFF memang lebih teratur dalam mengadakan turnamen kelompok umur. AFF memiliki turnamen Piala AFF U-16,U-19 dan U-22.
Turnamen ini sangat penting bagi pemain muda untuk mengukur kemampuan mereka setelah berbulan-bulan berlatih. Sekadar diketahui, pemain muda merupakan aset penting yang sangat dibutuhkan sepakbola Indonesia ke depan.
(Timnas Jepang U-19 sempat turun di Piala AFF U-19 2014)
Bagaimana dengan EAFF? Meski di sana terdapat tim-tim mapan seperti Jepang, Korea Selatan dan China, mereka tak mempunyai turnamen kelompok umur.
Bahkan sejumlah tim kelompok umur mereka “menumpang” dengan tampil di sejumlah turnamen Piala AFF seperti U-16 dan U-19. Karena itu, menarik menanti respons apa selanjutnya yang diambil PSSI.
(Ramdani Bur)