3 Kontroversi di Piala AFF U-19 2022, Nomor 1 Dugaan Main Mata dalam Laga Vietnam kontra Thailand

Tim Okezone, Jurnalis
Senin 11 Juli 2022 21:44 WIB
Berikut tiga kontroversi di Piala AFF U-19 2022 (Foto: Twitter/@Changsuek_TH)
Share :

3 kontroversi di Piala AFF U-19 2022, akan dibahas Okezone. Piala AFF U-19 2022 bergulir di Indonesia, tepatnya Jakarta dan Bekasi, pada 2 hingga 15 Juli.

Sejauh ini, Piala AFF U-19 2022 telah menyelesaikan fase grup. Semifinalis pun telah diketahui, yaitu Vietnam, Thailand, Laos, dan Malaysia.

Namun, sepanjang penyelenggaraan Piala AFF U-19 2022 terdapat beberapa kontroversi. Berikut tiga kontroversi di Piala AFF U-19 2022:

3. Flare dalam Pertandingan Timnas Indonesia U-19


(Flare menyala saat Timnas Indonesia U-19 melawan Myanmar, foto: MPI/Ilham Sigit Pratama)

Timnas Indonesia U-19 bersua Vietnam pada matchday pertama Grup A Piala AFF U-19 2022. Pertandingan itu berlangsung di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu 2 Juli 2022, malam WIB.

Pertandingan itu berakhir imbang 0-0 meski Timnas Indonesia U-19 tampak lebih menguasai permainan. Akan tetapi, ada hal lain yang mencuri perhatian selain hasil pertandingan, yaitu flare yang dibakar oleh suporter Timnas Indonesia U-19.

Tindakan itu bahkan menuai kritik dari Pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong. Sebab, asap flare mengganggu jalannya pertandingan, terutama saat Timnas Indonesia U-19 sedang berusaha mencetak gol. Sayang, kejadian serupa kembali terjadi saat Timnas Indonesia U-19 melawan Myanmar pada pekan pamungkas Grup A.

2. Wasit Indonesia Anulir Gol Kamboja ke Gawang Laos

Kamboja bersua Laos dalam matchday ketiga Grup B Piala AFF U-19 2022. Pertandingan itu berlangsung di Stadion Madya, Jakarta, Kamis 7 Juli 2022.

Pertandingan itu dipimpin oleh wasit asal Indonesia, Aprisman Aranda. Sayang, Aprisman membuat keputusan yang keliru dalam pertandingan tersebut. Dia menganulir gol kamboja pada menit ke-76K karena bola dinilainya belum melewati garis gawang. Padahal, dalam tayangan ulang, bola tampak sudah melewati garis gawang seutuhnya. Akhirnya, Kamboja kalah 1-2 dari Laos.

Insiden ini pun membuahkan protes dari Federasi Sepakbola Kamboja yang ditujukan pada AFF. Sekjen AFF, Winston Lee, bahkan meminta maaf atas insiden gol dianulir itu.

1. Dugaan Main Mata dalam Laga Vietnam kontra Thailand


(Vietnam kontra Thailand, foto: Twitter/Changsuek_TH)

Sebelum pekan pamungkas Grup A berlangsung, Timnas Indonesia U-19 berada di posisi ketiga klasemen sementara dengan koleksi delapan poin. Pasukan Shin Tae-yong tertinggal dua poin dari Vietnam dan Thailand.

Jika Timnas Indonesia U-19 menang atas Myanmar dan Thailand atau Vietnam meraih poin penuh, Garuda Nusantara akan lolos sebagai runner-up karena unggul selisih gol. Timnas Indonesia U-19 juga akan lolos ke semifinal jika menang atas Myanmar dan pertandingan Thailand kontra Vietnam berakhir imbang 0-0.

Namun, jika pertandingan Thailand kontra Vietnam berakhir imbang dengan skor lebih dari 0-0, Timnas Indonesia U-19 akan gugur karena kalah head-to-head dari dua tim tersebut. Timnas Indonesia U-19 akhirnya menang 5-1 atas Myanmar, tetapi pertandingan Vietnam kontra Thailand berakhir imbang 1-1.

Muncul dugaan, bahwa Vietnam dan Thailand bermain mata dalam pertandingan tersebut. Sebab, setelah kedudukan imbang 1-1, kedua tim terlihat seperti tidak berniat memenangkan pertandingan.

Alhasil, Timnas Indonesia U-19 finis ketiga di klasemen akhir Grup A dengan koleksi 11 poin karena kalah head-to-head. Garuda Nusantara ada di bawah Vietnam (posisi pertama, 11 poin) dan Thailand (posisi kedua, 11 poin).

(Andika Pratama)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya