Sebelum Dirugikan di Piala AFF U-19 2022, Timnas Indonesia Pernah Diuntungkan Sistem Head to Head di 2 Ajang Ini

Ramdani Bur, Jurnalis
Senin 11 Juli 2022 12:20 WIB
Timnas Indonesia U-19 gagal lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2022 karena kalah head-to-head dari Vietnam dan Thailand. (Foto: Aldi Chandra/MNC Portal Indonesia)
Share :

SEBELUM dirugikan di Piala AFF U-19 2022, Timnas Indonesia pernah diuntungkan sistem head-to-head di ajang SEA Games 2013 dan Piala Asia U-19 2018. Saat itu, Timnas Indonesia tetap lolos ke babak selanjutnya meski secara selisih gol kalah dari tim pesaingnya.

Sebagian pencinta sepakbola Tanah Air dan pelatih Timnas Indonesia U-19, Shin Tae-yong, kesal dengan aturan head-to-head yang diterapkan AFF di Piala AFF U-19 2022. Timnas Indonesia U-19 gagal lolos ke semifinal Piala AFF U-19 2022 hanya karena tak sanggup membobol gawang Timnas Vietnam U-19 dan Timnas Thailand U-19, meski ketiga tim ini sama-sama mendulang 11 angka.

Hal yang membuat pencinta sepakbola Indonesia kesal adalah, Timnas Indonesia U-19 bermain jauh lebih ganas ketimbang Vietnam dan Thailand di Grup A Piala AFF U-19 2022. Terbukti, Timnas Indonesia U-19 mempunyai selisih gol paling ganas yakni +11, berbanding Vietnam +9 dan Thailand +6.

Namun, Timnas Indonesia pernah diuntungkan aturan head-to-head. Timnas Indonesia pernah lolos ke babak selanjutnya meski secara selisih gol kalah dari tim pesaing.

Salah satu momennya tersaji di SEA Games 2013. Sebelum matchday pamungkas digelar, Timnas Myanmar U-23 duduk di posisi dua klasemen Grup B dengan tujuh angka dan selisih gol +5. Sementara itu, Timnas Indonesia U-23 di tempat ketiga dengan empat angka dan selisih gol -2.

Berhubung aturan head-to-head yang digunakan, Timnas Indonesia U-23 hanya perlu menang atas tuan rumah Myanmar untuk finis sebagai runner-up Grup B dan lolos ke semifinal SEA Games 2013. Singkat kata, Timnas Indonesia U-23 menang 1-0 via sepakan penalti Alfin Tuassalamony.

Di akhir klasemen, Timnas Indonesia U-19 finis kedua dengan koleksi tujuh angka plus selisih gol -1. Sementara itu , Myanmar turun ke posisi tiga dengan raihan tujuh angka dan selisih gol +4.

(Klasemen Akhir Grup B SEA Games 2013)

Momen kedua tersaji di Piala Asia U-19 2018. Saat itu di akhir klasemen Grup A, Timnas Indonesia U-19, Timnas Qatar U-19 dan Timnas Uni Emirat Arab U-19 memiliki poin yang sama, yakni enam poin.

(Witan Sulaeman cetak gol kemenangan Timnas Indonesia U-19 atas UEA di Piala Asia U-19 2018)

Jika ukurannya selisih gol, Timnas Uni Emirat Arab U-19 dan Qatar seharusnya yang lolos ke perempatfinal. Sebab, Timnas Uni Emirat Arab U-19 memiliki selisih gol +7, sedangkan Qatar +4. Sementara itu, Timnas Indonesia hanya mempunyai selisih gol +2.

Namun, berhubung head-to-head yang digunakan, Timnas Indonesia U-19 dan Qatar yang berhak melaju ke perempatfinal. Saat itu, AFC membuat klasemen mini untuk tiga tim di atas, yang mana yang dihitung hanya pertemuan antara ketiga tim tersebut.

Saat itu, Indonesia menang 1-0 atas UEA dan tumbang 5-6 dari Qatar. UEA menang 2-1 atas Qatar dan kalah 0-1 dari Indonesia. Terakhir, Qatar menang 6-5 atas Indonesia dan tumbang dari 1-2 UEA.

Setelah dibuat klasemen mini, Qatar berada di atas, diikuti Indonesia dan UEA. Secara selisih gol, ketiga tim di atas sama yakni 0. Karena selisih gol mereka sama, jumlah gol mereka saat saling bertemu yang dilihat untuk menentukan tim mana yang lolos ke perempatfinal Piala Asia U-19 2018. Qatar jadi yang paling produktif dengan tujuh gol, disusul Indonesia (enam) dan UEA (dua).

(Berikut klasemen Grup A Piala Asia U-19 2018)

Sekarang, harapannya Timnas Indonesia U-19 menatap terus ke depan. Terdekat, mereka bakal turun di Kualifikasi Piala Asia U-20 2023 yang dilangsungkan di Indonesia pada 14-18 September 2022.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya