PIALA AFF U-19 2022 akan berlangsung pada 2-15 Juli. Indonesia ditunjuk sebagai penyelenggara ajang olahraga ini. Diketahui, PSSI telah menyiapkan dua stadion yang akan digunakan dalam ajang olahraga ini. Stadion Madya yang terletak di Jakarta serta Stadion Patriot Candrabhaga yang terletak di Bekasi dipilih menjadi tempat diselenggarakannya Piala AFF U-19 2022.
Terdapat 11 negara yang ikut dalam ajang AFF U-19. Ajang olahraga ini terbagi dalam dua grup. Grup A diikuti oleh enam tim, sementara Grup B diikuti lima tim. Timnas U-19 Indonesia tergabung di Grup A bersama Brunei Darussalam, Filipina, Myanmar, Thailand, serta Vietnam. Sedangkan Grup B diisi Kamboja, Laos, Malaysia, Singapura, serta Timor Leste.
AFF U-19 pertama kali digelar pada 2002. Pada awalnya, level turnamen ini adalah U20. Namun sejak 2008, level ajang olahraga ini menjadi U-19 seiring dengan bergantinya penamaan level kompetisi muda di wilayah Asia.
Sejak dilaksanakan pada 2002, Timnas U-19 Indonesia baru sekali membawa gelar juara. Gelar juara tersebut diraih Timnas U-19 Indonesia pada 2013, dengan Indra Sjafri sebagai pelatihnya. Saat menjadi juara piala AFF U-19 pada 2013, Indonesia juga sebagai tuan rumah. Ketika itu, pertandingan digelar di Gresik dan Sidoarjo.
Pada 2013, banyak pemain yang tergabung, seperti Zulfiandi, Hansamu Yama, Ilham Udin Armaiyn hingga Evan Dimas. Kala itu, Indonesia selaku tuan rumah tergabung di Grup B bersama Vietnam, Thailand, Myanmar, Malaysia, Brunei Darussalam. Timnas U-19 Indonesia berhasil lolos ke semifinal dengan status runner up Grup B usai meraih tiga kemenangan, sekali imbang, serta satu kekalahan. Tim yang berhasil mengalahkan timnas U-19 Indonesia di Grup B adalah Vietnam.
Di semifinal, Indonesia mengalahkan Timor Leste dengan skor 2-0. Sementara di final, Indonesia mengalahkan Vietnam melalui adu penalti dengan skor 7-6. Saat itu, penonton sempat terdiam ketika Evan Dimas sebagai eksekutor kedua serta Zulfiandi sebagai eksekutor ketiga gagal menjalankan tugasnya.
Beruntung bagi Timnas U-19 Indonesia lantaran penendang kedua serta keempat Vietnam tidak mampu menjebloskan bola ke gawang Indonesia. Kemudian, Ravy Murdianto muncul sebagai pahlawan untuk Timnas U-19 Indonesia setelah menepis tembakan eksekutor ketujuh Vietnam. Sebelumnya, selama pertandingan dengan waktu normal, kedua tim bermain imbang dengan skor 0-0.
Kemenangan Timnas U-19 Indonesia pun disambut meriah serta suasana haru oleh masyarakat Tanah Air. Sejak 2013, Timnas U-19 Indonesia tidak pernah lagi lolos ke final. Di tiga edisi terakhir Piala AFF U-19, Indonesia selalu tersingkir di babak semifinal.
Untuk persiapan Piala AFF U-19 2022 kali ini, pelatih Shin Tae-yong sudah memanggil 30 pemain untuk mengikuti pemusatan latihan di Jakarta. Sesi latihan yang pertama dilakukan di Stadion Madya, Jakarta, Senin (20/6/2022). Gelaran Piala AFF U-19 2022 ini menjadi penampilan ke-12 untuk Timnas Indonesia.
Penampilan Timnas Indonesia di ajang Piala AFF U-19 ini masih kalah dengan Thailand serta Vietnam. Diketahui, Thailand serta Vietnam sudah 17 kali tampil pada ajang ini. Malaysia dan Myanmar tercatat 14 kali tampil, Singapura 13 kali tampil, Laos dan Kamboja 12 kali tampil.
Thailand menjadi negara yang banyak mendapat gelar juara Piala AFF U-19. Thailand mendapat gelar juara pada 2002, 2009, 2011, 2015, serta 2017. Australia mendapat gelar juara pada 2006, 2008, 2010, 2016, serta 2019. Myanmar meraih dua gelar juara pada 2003 dan 2005. Beberapa negara lainnya baru memperoleh satu kali gelar juara di AFF U-19, yaitu Malaysia pada 2018, Vietnam pada 2007, Indonesia pada 2013, Iran pada 2012, dan Jepang pada 2014.
Piala AFF U-19 tidak hanya mempertandingkan tim muda di kawasan Asia Tenggara. Namun terkadang mengundang pula negara di luar ASEAN. Beberapa negara yang pernah menjadi tim undangan di AFF U-19 adalah Australia, China, Jepang hingga Iran.
Daftar Juara Piala AFF U-19:
2002: Thailand
2003: Myanmar
2005: Myanmar
2006: Australia
2007: Vietnam
2008: Australia
2009: Thailand
2010: Australia
2011: Thailand
2012: Iran
2013: Indonesia
2014: Jepang
2015: Thailand
2016: Australia
2017: Thailand
2018: Malaysia
2019: Australia
(Hakiki Tertiari )