PENYEBAB rapat evaluasi Shin Tae-yong dengan PSSI tak berjalan maksimal akan dibahas dalam artikel ini. Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan, mengatakan rapat evaluasi gagal berjalan sesuai rencana karena Shin Tae-yong hendak berangkat ke Bali.
Sekadar informasi, pada Kamis 13 Januari 2022, PSSI dan Shin Tae-yong mengadakan rapat evaluasi kiprah Timnas Indonesia di Piala AFF 2020. Hanya saja, hingga waktu yang ditentukan, rapat belum selesai.
(Shin Tae-yong saat memantau lanjutan Liga 1 2021-2022 di Bali)
Namun, Mochamad Iriawan tak setuju jika disebut deadlock. Rapat tertunda karena Shin Tae-yong harus memburu penerbangan ke Bali, mengingat pelatih 51 tahun itu hendak memantau pemain yang turun di lanjutan Liga 1 2021-2022.
“Tidak ada (Deadlock),” kata Mochmad Iriawan kepada pewarta setelah melepas Timnas Putri Indonesia ke Piala Asia Wanita, Minggu 16 Januari 202.
“Kami hanya membahas hasil kemarin di Piala AFF. Akan tetapi, belum maksimal karena Coach Shin keburu berangkat ke Bali. Jadi nanti akan diteruskan setelah dia kembali,” lanjutnya.
BACA JUGA: Jika Dipecat dari Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong Dinilai Senasib dengan Luis Milla
“Jadi kita harus bahas dari awal melawan beberapa lawan di grup tersebut. Baru buka omongan ketika lawan Malaysia kenapa kita bisa menang 4-1, tetapi beliau keburu berangkat, nanti mungkin selanjutnya akan kita jelaskan rinci,” tegas Mochamad Iriawan.
Sebelumnya dalam sebuah diskusi, Exco PSSI Haruna Soemitro mengatakan ada deadlock dalam rapat evaluasi dengan Shin Tae-yong sehingga juru taktik asal Korea Selatan itu tersinggung. Salah satu penyebabnya karena Shin Tae-yong merasa tersinggung saat disamakan dengan pelatih-pelatih sebelumnya yang membawa Timnas Indonesia finis runner-up di Piala AFF.
Hal itu pun ramai diperbincangkan di media sosial. Netizen pun ramai-ramai memberi pembelaan kepada Shin Tae-yong dengan mengeluarkan tagar #SaveSTY.
Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia keluar sebagai runner-up pada Piala AFF 2020. Timnas Indonesia kalah dengan agregat 2-6 dari Thailand di partai puncak.
(Ramdani Bur)