Diduga Sewa 2 Preman untuk Hajar Rekan Setim, Pemain PSG Dibebaskan Polisi

Andhika Khoirul Huda, Jurnalis
Jum'at 12 November 2021 06:12 WIB
Aminata Diallo diduga menyewa preman untuk memukuli rekan setimnya di PSG putri, Kheira Hamraoui. (Foto/Instagram Aminata Diallo)
Share :

VERSAILLES – Pemain putri Paris Saint-Germain (PSG), Aminata Diallo, diduga menjadi otadk pemukulan rekan setimnya, Kheira Hamraoui. Meski demikian, Diallo tak ditahan dan telah dibebaskan kepolisian.

Diallo telah dibebaskan tanpa tuduhan oleh Polisi Prancis menurut laporan dari JOE, Jumat (12/11/2021). Sementara itu, Kantor Kejaksaan Versailles juga tidak memberikan komentar apapun soal penyelidikan lebih lanjut atas kasus tersebut.

Sebelumnya, Diallo ditangkap oleh Polisi karena diduga menjadi dalang dibalik penyerangan yang dialami oleh rekan satu timnya, Kheira Hamraoui. Dia dilaporkan mempekerjakan dua pria untuk menyerang kompatriotnya itu agar bisa menyingkirkannya dari tim karena dia bermain di posisi yang sama, baik di PSG maupun di Tim Nasional (Timnas) Sepakbola Prancis.

Baca juga: Kejam! Pemain PSG Sewa Preman untuk Hajar Rekan Sendiri demi Amankan Posisi di Skuad

Peristiwa itu terjadi pada 4 November lalu. Saat itu, Diallo mengantar pulang Hamroui dan tiba-tiba mereka diserang dengan besi oleh dua pria yang mengenakan topeng di wajah. Setelah itu, Hamroui yang dipukul pada bagian kakinya harus mendapatkan jahitan, termasuk di bagian tangannya juga.

Dengan cedera tersebut, Hamraoui pun harus absen pada laga Liga Champions melawan Madrid. Sebab, dia masih harus menjalani perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Namun, kini Diallo telah dibebaskan tanpa dakwaan apapun dan pihak PSG belum memberikan komentar apapun soal itu. Padahal sebelumnya pihak klub mengutuk kejadian tersebut dan akan bekerjasama dengan Kantor Kejaksaan Versailles yang menangai kasus itu.

"Paris Saint-Germain mengutuk keras kekerasan yang dilakukan. Sejak Kamis malam 4 November, klub telah mengambil semua tindakan yang diperlukan untuk menjamin kesehatan, kesejahteraan dan keselamatan para pemainnya,” tulis pihak PSG usai peristiwa tersebut.

"Paris Saint-Germain bekerja sama dengan Kantor Kejaksaan Versailles untuk menjelaskan fakta. Klub memperhatikan kemajuan prosedur dan akan mempelajari tindak lanjut yang akan diberikan padanya,” tambahnya.

(Rachmat Fahzry)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya