BAGI seorang pesepakbola, nomor punggung adalah sesuatu hal yang cukup penting. Karena dari nomor tersebut seorang pemain terkadang makin dikenal dan bisa menjadi identitas bagi mereka.
Jadi, banyak sekali pemain yang berharap bisa memiliki nomor punggung yang bagus atau sekadar memilih karena ada makna mendalam dari nomor yang mereka pilih tersebut. Salah satu pemain yang memiliki makna cukup dalam dari pemilihan nomor punggungnya itu adalah Bruno Fernandes, pesepakbola yang saat ini membela Sporting Lisbon.
Bruno di Sporting menggunakan nomor punggung delapan. Sebagai seorang gelandang serang, mungkin Bruno bisa memilih nomor yang jauh lebih baik seperti 10. Apalagi dirinya kini adalah seorang kapten di Sporting, jelas memilki nomor punggung 10 akan terlihat lebih baik untuk pemain berkebangsaan Portugal tersebut.
Akan tetapi, Bruno ternyata tak mau mengubah nomor 8 yang sudah dipilihnya itu dengan nomor 10. Hal tersebut karena ada alasan mengapa ia sangat mencintai menggunakan nomor 8 di punggungnya.
Jadi, awal mulanya karena ayahnya yang dulu juga seorang pesepakbola. Kala itu saat ayah Bruno masih aktif sebagai pesepakbola, dia menggunakan nomor 8 di punggungnya. Namun, perjalanan karier sepakbola ayah Bruno tak selancar anaknya karena dia harus pensiun dini dari dunia olahraga tersebut.
Alasan keluarga menjadi faktor utama sang ayah berhenti. Ia memilih untuk melepas impiannya menjadi pesepakbola profesional untuk memberikan kehidupan keluarganya menjadi lebih baik. Karena pada saat itu ayah Bruno tak bisa menghasilkan uang yang cukup banyak dari sepakbola.
Bruno yang mengetahui cerita tersebut merasa tersentuh dengan apa yang sudah dilakukan ayahnya. Karena ingin membalas jasa ayahnya itu, serta meneruskan impian sang ayah, Bruno pun akhirnya menggunakan nomor 8.
Nomor 8 tersebut juga merupakan angka dari tanggal kelahirannya yang jatuh pada 8 September 1994. Dengan dua alasan yang cukup kuat itu, Bruno pun sampai saat ini terus mengenakan nomor punggung 8.
(Ramdani Bur)