TIDAK ada banyak pesepakbola yang seberuntung Daniel James, yang mana setelah satu tahun mentas bersama tim profesional, langsung diboyong tim sebesar Manchester United. Pada musim panas 2019, James dibeli Man United dari Swansea City seharga 17 juta euro atau sekira Rp263,9 miliar.
Tentu pelatih Man United, Ole Gunnar Solskjaer, takkan begitu saja membeli James. Pasti ada alasan di balik dibelinya winger lincah berusia 22 tahun tersebut. Bersama Swansea di musim 2018-2019, atau di musim pertama mentas di level profesional, James tampil memesona.
Kecepatan menjadi daya tarik yang dimiliki pemegang 10 caps bersama tim nasional Wales tersebut. Kecepatan yang dimiliki membuat James lepas dari kawalan lawan dan bisa memberikan umpan matang kepada rekan-rekannya.
Terbukti musim lalu dari 33 penampilan di Divisi Championship 2018-2019, James mencetak sembilan assist. Selain andal dalam memberikan umpan, James juga dapat diandalkan untuk membobol gawang lawan. Terbukti musim lalu, ia sanggup melesakkan empat gol.
Sayangnya, gol dan assist James belum cukup membantu Swansea untuk promosi ke Liga Inggris 2019-2020. Sebab, The Swans hanya finis di posisi 10 klasemen akhir Divisi Championship 2018-2019. Meski begitu, kegagalan tampil di Liga Inggris 2019-2020 bersama Swansea, dapat digantikan dengan kiprahnya bersama Man United.
Bersama Man United musim ini, James tampil cukup apik dan menjadi pemain andalan Setan Merah. Dari 17 pertandingan di semua kompetisi, James telah mencetak tiga gol dan empat assist bersama Man United musim ini.
(Ramdani Bur)