PADA 2015-2016, Tammy Abraham menjadi andalan bagi tim junior Chelsea. Bahkan bisa dikatakan musim itu merupakan karier terbaiknya sebelum pemain berpaspor Inggris itu akhirnya benar-benar terjun ke tim senior.
Bersama Chelsea U-19, Abraham mengantarkan sang tim menjadi juara di UEFA Youth League atau sering disebut Liga Champions Junior pada musim 2015-2016. The Blues keluar sebagai juara usai mengalahkan Paris Saint-Germain dengan skor 2-1.
Meski Abraham tak mencetak gol pada laga penting tersebut, tetapi sosoknya memiliki peran penting selama Chelsea berlaga di UEFA Youth League 2015-2016. Pasalnya, ia menyumbangkan banyak gol dan mencatatkan diri sebagai runner-up top skor di ajang tersebut.
Abraham mencetak delapan gol dan menempatkan dirinya di urutan kedua bersama Borja Mayoral asal Real Madrid. Keduanya sama-sama mengumpulkan delapan gol dan hanya berselisih satu gol dari Roberto Nunez asal Atletico Madrid yang tampil sebagai top skor.
Pada ajang tersebut, Abraham terbilang produktif. Pasalnya, delapan gol yang disumbangkan untuk Chelsea dilakukan Abraham hanya dalam sembilan pertandingan. Tentu saja itu membuat nama Abraham menjadi diperhitungkan.
Kontribusi Abraham bagi Chelsea saat itu memang besar. Meski begitu, kontribusi terbesar Abraham terjadi saat Chelsea memainkan laga di fase grup. Tujuh dari delapan golnya lahir ketika Chelsea bermain di fase penyisihan Grup I. Pada grup tersebut, Chelsea tergabung bersama Dynamo Kiev, FC Porto, dan Maccabi Tel Aviv.
Gol pertama Abraham terjadi saat Chelsea menjamu Maccabi Tel Aviv di laga perdana Grup I. Ia menyumbangkan satu gol untuk kemenangan Chelsea dengan skor 3-0. Lebih perkasanya lagi pada laga berikutnya ia mencetak brace (dua gol) di tiga laga saat home dan away melawan Dynamo Kiev serta laga tandang di Maccabi Tel Aviv.
Sementara itu satu gol Abraham terjadi di fase knockout, tepatnya di babak semifinal. Kala itu, ia mencetak satu gol untuk memberi kemenangan Chelsea atas Anderlecht dengan skor 3-0. Sehingga total, Abraham sukses mencetak delapan gol selama gelaran turnamen tersebut.
(Fetra Hariandja)