MADRID – Bek asal Inggris, Kieran Trippier, buka suara soal kepindahannya dari Tottenham Hotspur ke Atletico Madrid. Sedikit kekecewaan turut dirasakannya saat harus meninggalkan Tottenham pada bursa transfer musim panas 2019 ini. Sebab, ia begitu berharap bisa bermain lebih lama lagi di tim tersebut.
Trippier yang telah memperkuat Tottenham selama empat musim harus hijrah ke Atletico pada bursa transfer musim panas 2019 ini. Ia direkrut klub asuhan Diego Simeone dengan mahar sebesar 22 juta euro atau sekira Rp345 miliar. Pemain berpaspor Inggris itu menandatangani kontrak selama tiga musim di sana sehingga dipastikan berseragam Atletico hingga akhir Juni 2022.
BACA JUGA: Trippier Resmi Menjadi Milik Atletico Madrid
Bek berusia 28 tahun itu sejatinya cukup menyayangkan kepergiannya dari Tottenham yang terjadi pada musim panas ini. Sebab, ia berharap masih bisa lebih lama lagi memperkuat klub berjuluk The Lilywhite itu.
Tetapi, kesempatan tersebut nyatanya sudah tertutup seiring menurunnya performa yang ditunjukkan sang pemain di skuad Tottenham selama musim dingin. Cedera pangkal paha yang menderanya musim lalu dinilai jadi penyebab atas terciptanya kondisi yang kurang menyenangkan ini.
"Penampilan saya (buruk) dimulai setelah Natal karena saya pikir saya memiliki paruh pertama yang baik. Tapi kemudian, itu seperti kecelakaan mobil, itu hanya 'bang' dan semuanya tidak berjalan sesuai harapan saya. Saya tidak bermain dengan baik. Saya mendengar desas-desus akan dijual dan itu tidak baik, tetapi itu yang terjadi di dunia sepakbola,” ujar Trippier, sebagaimana dikutip dari Goal, Selasa (3/9/2019).
“(Pochettino) tidak mengatakan ingin memindahkan saya. Saya mencoba berbicara dengan ketua tentang hal itu. Saya berbicara dengan manajer tentang rencananya dan saya tidak mendapat jawaban ya atau tidak. Itu mengecewakan. Saya memberi segalanya untuk klub dan saya ingin tetap di sana, saya ingin memiliki beberapa tahun lagi, tetapi semuanya terjadi karena suatu alasan,” lanjutnya.
“Saya dan manajer tidak berpisah dalam kesan yang buruk. Dia telah melakukan banyak hal untuk saya dan saya sangat menghormatinya. Ini hanya tentang beberapa hal, saya mencoba berbicara dengan ketua, tetapi saya tidak benar-benar mendapatkan jawaban,” tukas Trippier.
(Djanti Virantika)