WOLFSBURG – Pelatih Tim Nasional (Timnas) Jerman, Joachim Low, mengecam tindakan salah satu penggawa Serbia yang melakukan pelanggaran keras kepada salah satu anak asuhnya, Leroy Sane. Menurutnya, aksi membahayakan yang dilakukan Milan Pavkov adalah pelanggaran yang sangat keji.
Pelanggaran keras didapat Sane kala memperkuat Timnas Jerman dalam laga uji coba internasional melawan Serbia yang digelar pada Kamis (21/3/2019) dini hari WIB. Jelang berakhirnya laga tersebut, Pavkov melakukan tekel keras kepada Sane. Kerasnya pelanggaran yang dibuat, Pavkov pun dihadiahi kartu merah oleh wasit.
Beruntung, Sane bisa terhindar dari cedera parah akibat tekel keras tersebut. Meski sang pemain tak didera luka yang parah, Low tetap tak bisa memaafkan perbuatan Pavkov. Usai pertandingan yang berakhir dengan skor imbang 1-1 itu, kecaman diutarakan oleh Low.
BACA JUGA: Low Bingung Pilih Neuer atau Ter Stegen
Pelatih berusia 59 tahun itu geram melihat aksi membahayakan Pavkov. Sebab menurutnya, tindakan yang dilakukan Pavkov kepada Sane bisa memberi dampak yang begitu berbahaya. Bahkan, ia menilai aksi itu dapat membuat pemain yang juga memperkuat Manchester City tersebut mengalami patah tulang. Karena itu, Low menilai Pavkov pantas menerima kartu merah.
"Itu adalah pelanggaran yang keji. Sane beruntung terhindar dari rasa sakit yang lebih lagi, karena pelanggaran seperti itu bisa langsung mematahkan tulangnya," ujar Low, sebagaimana dikutip dari Goal, Kamis (21/3/2019).
(Djanti Virantika)