SIDOARJO – Timnas Indonesia U-16 berhasil meraih hasil maksimal ketika tampil dalam ajang Piala AFF U-16 2018. Ya, Garuda Asia –julukan Timnas Indonesia U-16– berhasil keluar sebagai kampiun usai mengalahkan Thailand di partai puncak melalui drama adu penalti dengan skor akhir 4-3.
Keberhasilan Timnas Indonesia U-16 menjadi kampiun menjadi obat rindu bagi masyarakat Ibu Pertiwi yang memang sudah haus merasakan manisnya juara. Terlebih terakhir kali rakyat Indonesia melihat timnas jadi juara kala Timnas U-19 asuhan Indra Sjafri jadi kampiun di Piala AFF U-19 2013.
Uniknya, langkah Timnas Indonesia U-16 menjadi juara Piala AFF U-16 2018 sangat mirip dengan yang dilakukan oleh pendahulu mereka, Timnas U-19. Setidaknya ada tiga kesamaan momen yang dialami TImnas Indonesia U-16 dengan Timnas U-19 saat jadi juara di 2013.
Berikut tiga momen juara Timnas Indonesia U-16 dan U-19 di 2013:
1. Sama-Sama Bermain di Sidoarjo
Baik Timnas Indonesia U-16 atau pun Timnas U-19 sama-sama merasakan manisnya kala mentas di depan ribuan pendukung mereka yang berada di Sidoarjo. Pasalnya ketika Piala AFF U-19 2013 digelar, Stadion Gelora Delta memang ditunjuk sebagai venue utama.
2. Sama-Sama Mengalahkan Thailand
Kesamaan lain yang dialami Timnas Indonesia U-16 ketika menjadi juara Piala AFF U-16, dengan Timnas U-19 adalah sama-sama memetik kemenangan ketika berjumpa dengan Thailand. Namun bedanya jika Timnas U-19 berhasil membungkam Thailand di babak penyisihan, sementara Timnas Indonesia U-16 sukses menaklukkan Tim Gajah Putih di partai final.
3. Sama-Sama Menang Adu Penalti untuk Jadi Juara
Drama adu penalti memang sejatinya tidak begitu akrab untuk Timnas Indonesia. Akan tetapi hal tersebut tidak berlaku ketika Timnas Indonesia U-16 dan U-19 keluar sebagai juara di ajang Piala AFF. Ya, baik Timnas Indonesia U-16 atau pun Timnas U-19 meman sama-sama menyegel titel juara usai memenangkan drama adu penalti dari lawannya.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)