KARIER sebagai pesepakbola tak bisa dikatakan panjang. Jika seorang pemain mampu menjaga kondisi tubuhnya tetap prima, alias tak dekat dengan kehidupan malam, mereka bisa berkarier di kisaran 15-18 tahun.
Akan tetapi, di saat seorang pemain sudah menjaga kondisi fisiknya, cedera bisa datang kapan saja. Tak jarang, cedera tersebut langsung mematikan karier si pesepakbola itu sendiri. Rata-rata, pesepakbola profesional memutuskan pensiun di usia 35 tahun.
Namun, ada beberapa pesepakbola yang gantung sepatu dari dunia si kulit bulat ketika usianya belum menginjak 30 tahun. Siapa saja mereka?
Berikut 5 pesepakbola yang pensiun di bawah usia 30 tahun, mengutip dari Sportskeeda:
5. Julian Nagelsmann
(Foto: AFP)
Nama Nagelsmann akrab sebagai salah satu pelatih terbaik muda di dunia saat ini. Ketika ditunjuk sebagai pelatih TSG Hoffenheim pada Februari 2016, usianya baru menginjak 28 tahun. Prestasi terbaik Nagelsmann sejauh ini membawa Hoffenheim finis di posisi empat Liga Jerman 2016-2017. Bahkan kabarnya, pelatih yang kini berusia 30 tahun itu diplot untuk menjadi arsitek Bayern Munich musim depan.
Namun belum banyak yang tahu, bahwa Nagelsmann sempat mencicipi karier sebagai pesepakbola. Ia memulai karier di tim junior Ausburg. Namun, ia gagal menembus tim utama dan memutuskan hengkang ke TSV 1860 Munich.
Akan tetapi bersama klub asal Munich itu juga, Nagelsmann gagal tampil . Bahkan ia harus mengalami cedera lutut parah dan pensiun di usia 20 tahun. Sejak saat itu, ia melanjutkan kuliah hingga akhirnya dipercaya menjadi asisten pelatih Thomas Tuchel di tim cadangan Augsburg. Mulai dari itulah karier kepelatihan Nagelsmann dimulai.
4. Sebastian Deisler
(Foto: AFP/Marcus Brandt)
Deisler diboyong Bayern Munich dari Hertha Berlin pada 2002. Ia yang saat itu beroperasi sebagai winger kanan dinilai sebagai salah satu pemain yang memiliki prospek cerah. Akan tetapi, cedera mematikan karier pesepakbola kelahiran Kota Lorrach itu.
Ia mengalami cedera lutut dan ligamen. Ketika sudah sembuh dan kembali bermain, cedera tersebut lagi-lagi kambuh. Hingga akhirnya Deisler frustrasi dan memutuskan pensiun pada Januari 2007, atau ketika usianya baru menginjak 27 tahun.
3. Ruben de la Red
(Foto: AFP/Philippe Desmazes)
De La Red merupakan produk akademi Madrid. Ia pertama kali tampil di tim senior pada musim 2006-2007, di bawah arahan pelatih Fabio Capello. Kemudian pada musim panas 2007, De La Red dijual ke Getafe. Bersama Getafe, gelandang kelahiran 1985 itu tampil brilian sehingga disertakan pelatih Luis Aragones untuk membela Timnas Spanyol di Piala Eropa 2008. Bahkan ia mencetak satu gol di turnamen tersebut.
Tampil apik bersama Getafe membuat Madrid menarik De La Red pada 2008. Nahas pada akhir 2008 di sebuah laga Copa del Rey, De La Red kolaps di tengah pertandingan. Setelah didiagnonis, gelandang berambut panjang itu diketahui memiliki masalah pada jantungnya. Hal itu membuatnya harus absen di sisa musim 2008-2009 dan di sepanjang 2009-2010. Akhirnya pada November 2010, De La Red yang melihat dirinya tak sanggup lagi bermain bola, memutuskan gantung sepatu di usia 25 tahun.
2. Fabrice Muamba
(Foto: AFP/Andrew Yates)
Muamba merupakan produk akademi Arsenal. Akan tetapi gelandang berpaspor Inggris itu sama sekali gagal mengecap penampilan bersama tim senior Arsenal. Kemudian ia bermain untuk Birmingham City dan meraih kesuksesan bersama Bolton Wanderers.
Nahas bagi Muamba. Pada Maret 2012 di laga Tottenham vs Bolton, ia kolaps di tengah pertandingan dan langsung dilarikan ke rumah sakit. Selang lima bulan, Muamba memutuskan gantung sepatu di usia 24 tahun.
1. Ryan Mason
(Foto: AFP/Lindsey Parnaby)
Mason lulusan akademi Tottenham Hotspur dan menjalani debut di tim utama pada 2008. Namun karena jarang mentas sebagai pemain reguler, Mason memutuskan hengkang ke Hull City pada musim panas 2015. Pada Januari 2017, Mason terlibat adu kepala dengan bek Chelsea, Gary Cahill. Benturan itu membuat tulang kepala Mason retak.
Beruntung nyawa Mason dapat diselamatkan setelah dibedah hanya 61 menit setelah kejadian. Usai 13 bulan beristirahat, Mason akhirnya memutuskan pensiun pada Selasa 13 Februari 2018 di usia yang baru 26 tahun.