SKOPJE – Pelatih Manchester United, Jose Mourinho, tidak sabar menangani timnya jelang bertemu Real Madrid di Piala Super Eropa 2017 yang berlangsung di Phillip II Arena, Skopje, Makedonia, Rabu 9 Agustus 2017 dini hari WIB. Hal itu karena Mou –sapaan akrab Mourinho– akan membawa timnya kontra Madrid yang notabene klub tersukses di Eropa.
“Saya tak sabar tampil di Piala Super Eropa, menghadapi juara Eropa (Real Madrid) dan klub paling sukses di Eropa,” kata Mou mengutip dari laman resmi Man United, Selasa (8/8/2017).
Selain alasan di atas, setidaknya ada dua hal lain yang membuat pelatih berpaspor Portugal tidak sabar menghadapi Los Blancos –julukan Madrid. Pertama, Madrid merupakan mantan klub asuhannya.
Dalam periode 2010-2013, ayah dua anak tersebut menghadirkan tiga trofi bagi publik Santiago Bernabeu. Bahkan Mou merupakan sosok yang merusak hegemoni Barcelona di Liga Spanyol yang berlangsung dalam periode 2008-2012 (Madrid keluar sebagai kampiun Liga Spanyol 2011-2012).
BACA JUGA: Hadapi Real Madrid di Piala Super Eropa 2017, Manchester United Krisis Pemain Belakang
Selain itu, Mou juga memutus rentetan hasil minor Madrid di Liga Champions. Dalam periode 2004-2010, Madrid selalu mentok di 16 besar. Namun setelah Mou datang, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan selalu menembus fase semifinal.
Alasan kedua, Mou tak pernah memenangi trofi Piala Super Eropa. Sejauh ini ia baru sekali tampil di ajang tersebut saat membesut FC Porto pada 2003. Menghadapi AC Milan, Do Dragoes –julukan Porto– takluk 0-1. Karena itu, Mou pasti bertekad memenangi pertandingan nanti.
(Ramdani Bur)