OKEZONE STORY: Berasal dari Lingkungan Kumuh, Bakat Sepakbola Luis Suarez Ditempa

Nanda Karlita, Jurnalis
Selasa 01 Agustus 2017 12:32 WIB
Luis Suarez (Foto: Daily Mail)
Share :

PEMAIN bintang asal Uruguay, Luis Suarez, telah menjelma seperti idola dan pahlawan di negara kelahirannya. Suarez juga sukses mengharumkan negaranya dengan melanglang buana di klub-klub besar Eropa.

Jika kembali 25 tahun lalu, Suarez merupakan anak bungsu dari tujuh bersaudara yang dilahirkan dari pasangan Rodolfo dan Sandra. Rodolfo berprofesi sebagai porter barang sementara ibunya hanya mengurusi urusan rumah tangga.

Kedua orang tuanya menamakan Luis diadaptasi dari salah satu sebuah jalan di dekat rumahnya. Mantan pemain Liverpool itu tinggal di sebuah rumah kecil di tepi sungai perbatasan antara Uruguay dengan Argentina.

(Baca juga: OKEZONE STORY: Messi Dicadangkan di Dua Laga Awal Kualifikasi Piala Dunia U-20, Ini Alasan Pelatih Argentina)

Di sekeliling rumah Suarez banyak terdapat pohon teh dan di situlah tempat bermain Suarez dan keenam saudaranya. Meski anak-anaknya senang tinggal di kota kecil tersebut, sang ayah menilai bahwa Kota Salto akan sulit memberikan lingkungan yang bisa membuat anak-anaknya berhasil.

Hingga akhirnya saat Suarez berusia enam tahun, Rodolfo memutuskan untuk membawanya dan menetap di Montevideo. Tinggal di kota besar, Rodolfo beraharap Suarez bisa memiliki pendidikan yang lebih baik ketimbang kakak-kakaknya.

Bahkan di Montevideo, Rodolfo mulai mencarikan tim sepakbola untuk bisa memfasilitasi Suarez mengembangkan kariernya. “Ketika kami datang untuk tinggal di Motevideo, kami mulai mencari tim untuknya,” tutur sang ibu, mengutip dari Daily Mail, Selasa (1/8/2017).

Hingga akhirnya, sang ibu mendapatkan informasi untuk memasukkan Suarez ke dalam salah satu tim ternama di Montevideo, Urreta, pada usianya yang baru menginjak tujuh tahun. “Saya diberitahu tentang Urreta, sebuah klub di mana ada banyak orang yang memiliki uang dan akhirnya saya membawanya ke sana,” lanjut Sandra.

(Baca juga: OKEZONE STORY: Diego Godin, Pesepakbola yang Bertahan Hidup Setelah Kehilangan Orangtuanya pada Usia Empat Tahun)

Setelah resmi masuk ke klub Urreta, Suarez berhasil masuk dalam daftar nama pengganti saat timnya menjalani laga persahabatan. Bahkan saat Urreta tertinggal, penyerang Barcelona itu sukses menyumbang tiga gol dan membalikkan keadaan.

“Dia (Suarez) menjadi pemain pengganti setelah resmi masuk Urreta pada pertandingan persahabatan. Mereka sempat tertinggal 0-2 sehingga memasukkan Luis dan dia berhasil mencetak tiga gol dan membuat kami menang 3-2,” tambah Sandra.

Bakat gemilang Suarez akhirnya tercium oleh salah satu klub yang lebih ternama di Uruguay, Nacional. Pada 1998, Ketua Tim Nacional, Wilson Pirez terpukau dengan bakat Suarez yang baru menginjak usia sembilan tahun.

“Saya menemukannya saat ia (Suarez) berusia sembilan tahun daan saat ia bermain sepakbola di tim anak-anak. Dia memiliki kemampuan luar biasa di antara anak-anak seusianya. Dia memiliki perilaku yang sangat baik. Anda bisa mengatakan saat itu bahwa dia bisa jadi pemain yang hebat,” puji Pirez, seperti dilansir dari Daily Mail, Selasa (1/8/2017).

(Baca juga: OKEZONE STORY: Hampir Jadi Penambang, Alexis Sanchez Tumbuh Jadi Pesepakbola Kelas Dunia)

Namun sayang bergabung bersama Nacional, Suarez mengalami masa sulit sebab kedua orang tuanya harus bercerai. “Hidup itu sulit baginya. Dia belum siap mental menjadi pesepakbola. Tapi masa kecil yang sulit membuatnya termotivasi untuk sukses,” sambung Pirez.

Hingga akhirnya, Suarez gagal mempertahankan tempat di skuad utama tim muda Nacional. Bahkan saat dirinya menginjak usia remaja, Suarez terganggu dengan dunia malam. Pemain berusia 30 tahun itu sering ikut berpesta dan mabuk bersama rekan-rekannya.

Ditengah pergaulan tersebut, Suarez jatuh cinta dengan gadis belia berusia 13 tahun bernama Sofia Balbi. Saat itu usia Suarez baru menginjak 15 tahun. “Pada usia 15, saya menemukan seorang gadis manis dan dia berputar-putar di kepalaku. Ini juga yang membantu saya betapa pentingnya sepakbola,” ujar Suarez, seperti dilaporkan dari Daily Mail, Selasa (1/8/2017).

Hingga akhirnya, Suarez resmi masuk ke klub senior Nacional pada 2003. Bahkan saat bertanding melawan San Eugenio, pemain bernomor punggung 9 itu sukses mencetak empat gol.

(Fetra Hariandja)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya