AFC U-20 FUTSAL CHAMPIONSHIP: Yori van der Torren, Pelatih Bertangan Dingin yang Siap Bawa Futsal Indonesia Berjaya

Ramdani Bur, Jurnalis
Selasa 16 Mei 2017 09:21 WIB
Yori van der Torren, pelatih kepala Timnas Indonesia U-22. (Foto: Anca/Okezone)
Share :

VICTOR Hermans ditunjuk sebagai pelatih Timnas Futsal Indonesia per 3 Februari 2017. Tak lama setelah dipercaya sebagai nakhoda Ardiansyah Runtuboy dan kawan-kawan, Vic Hermans langsung menunjuk tiga asisten pelatih untuk membantunya. Sebut saja Yos Adi Wicaksono, Dedi Ahadiat dan Yori van der Torren.

Nama yang disebut terakhir memang bukan dari Indonesia, mengingat terdapat kata “Van” yang identik dengan Negara Belanda. Ya, sama seperti Vic Hermans, Yori berasal dari Belanda, namun sudah lama tinggal Indonesia.

Lantas, bagaimana sosok Yori sebenarnya? Yori lahir di Kota Eindhoven, Belanda, pada 27 Januari 1987. Awalnya, pria yang kini berusia 30 tahun bercita-cita sebagai pesepakbola.

Akan tetapi seiring berjalannya waktu, Yori mulai bosan menjadi pesepakbola dan beralih profesi sebagai pemain futsal. Ternyata, Yori lebih nyaman bermain di olahraga lima lawan lawan itu.

Rasa nyaman itu membuat Yori benar-benar berprestasi di dunia futsal. Terbukti di usia 17 tahun, ia sudah bermain di Liga Pro Futsal Belanda. Performa apik di klub membuat Yori dipercaya membela Timnas Belanda U-21.

“Awalnya saya bermain sepakbola dan masuk Sekolah Sepakbola (SSB) di Eindhoven. Namun, setelah beberapa tahun saya mulai bosan. Kemudian saya tertarik mencoba futsal, saat itu umur saya baru 16 tahun. Setelah beberapa bulan, saya lebih suka main futsal ketimbang bola,” kata Yori kepada Okezone.

“Kemudian progress saya cukup cepat. Baru 17 tahun, saya sudah bermain di liga pro. Sampai 23 tahun saya bermain di Belanda dan membela Timnas 5-6 tahun. Selain itu, saya ikut Piala Eropa Futsal sebanyak tiga kali,” sambung Yori.

Ketika membela Belanda itulah Yori dipertemukan dengan Vic Hermans. Di Timnas Belanda, Yori ditangani langsung oleh Vic Hermans yang sukses besar membawa Timnas Iran dan Thailand berjaya di level Asia.

Namun, setelah enam tahun bermain di Liga Futsal Pro Belanda, Yori mulai bosan dan fokus menyelesaikan studi S2. Setelah lulus kuliah, Yori tidak kembali ke dunia futsal, melainkan terbang ke Indonesia, tepatnya Yogyakarta untuk berbisnis pada 2011.

“Pertama kali ke Indonesia awalnya ingin berbisnis. Namun, saya kangen bermain futsal dan suatu waktu saya datang ke Planet Futsal. Kebetulan kantor saya dekat planet futsal dan saya bermain,” tutur Yori yang fasih berbahasa Indonesia itu.

Berbekal pengalaman menjadi pemain futsal di Belanda, Yori tak ingin menyia-nyiakan ilmu yang dimilikinya. Yori bertekad membentuk sebuah tim yang nantinya dapat tampil di Liga Futsal Indonesia atau biasa disebut Blend Futsal Profesional.

“Saat itu saya melihat SFC Planet Sleman sedang latihan dan saya bertemu manajer tim itu, yang saat ini merupakan teman dekat. Saat itu saya menawarkan diri untuk membantu tim. Awalnya saya melatih Tim Porda Sleman dan langsung mengganti pemain senior dengan pemain muda. Pelan-pelan saya mulai melatih dan ingin membentuk tim futsal yang berkompetisi di Liga Pro. Pada akhirnya terwujud,” lanjut Yori.

Ya, akhirnya di Blend Futsal Nusantara 2017, Yori berhasil membawa SFC Planet Sleman menjadi juara setelah mengalahkan APK Putra Samarinda di final. Kesuksesan menjadi juara membuat SFC Planet Sleman berhasil tampil di Blend Futsal Profesional 2017.

Pengalaman bermain di Belanda serta melatih di Indonesia membuat Vic Hermans tidak ragu menjadikannya sebagai asisten pelatih di Timnas Futsal Indonesia. “Ketika saya ditunjuk sebagai pelatih Timnas Indonesia, tanpa ragu saya langsung menunjuk Yori sebagai asisten. Ia berarti penting bagi saya,” kata Vic Hermans.

Pada 16-26 Mei 2017, Timnas Futsal Indonesia U-20 akan tampil di AFC U-20 Futsal Championship yang diselenggarakan di Bangkok, Thailand. Berhubung Vic Hermans tak bisa mendampingi tim, Yori pun ditunjuk sebagai pelatih kepala untuk menangani Ardiansyah Runtuboy dan kawan-kawan.

Nantinya Yori akan ditemani dua asisten pelatih yakni Dedi Ahadiat dan Yos Adi Wicaksono untuk membantunya meracik strategi. Pada hari ini Selasa (16/5/2017), Indonesia akan ditantang Tajikistan di laga perdana Grup B. Laga ini juga disiarkan secara live dan eksklusif oleh MNCTV mulai pukul 16.45 WIB.

(Ramdani Bur)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Bola lainnya