MUNICH – Ketua Asosiasi Sepakbola Eropa (ECA) Karl Heinz Rummenigge mengungkapkan jika mereka tidak setuju untuk turut membiayai FIFA dalam persiapan Piala Dunia Qatar 2022 mendatang. Hal ini lantaran jadwal Piala Dunia di Qatar yang akan diadakan pada musim dingin bisa berimbas buruk pada bisnis mereka.
Pria yang juga menjadi Presiden Bayern Munich itu mengatakan ada 76 persen pemain di Piala Dunia pada dua edisi sebelumnya (2014 dan 2010) telah dikontrak dengan ECA. Dan keputusan apapun yang diambil untuk Piala Dunia 2022 akan memerlukan bantuan dari ECA.
Penyelenggaraan Piala Dunia 2022 yang akan diubah pada bulan November atau Januari juga bisa merugikan bagi Asosiasi Sepakbola Eropa, lantaran jadwal yang bisa saja bentrok dengan penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin 2022 sehingga membuat uang yang harus dikeluarkan semakin membengkak.
“Hal pertama yang perlu kami sadari jika keputusan FIFA berdasarkan Piala Dunia diadakan pada musim panas 2022. Jika ada keinginan yang kuat dari para pemegang kepentingan FIFA, UEFA, FIFPro dan sebagainya ingin mengubah (jadwal Piala Dunia) kami siap mendiskusikan hal itu dengan satu syarat- bahwa tidak merusak jadwal klub sepakbola, karena jika mengubah jadwal dari musim panas ke November atau Januari maka akan mempengaruhi bisnis kami,” kata Rummenigge kepada Reuters, Kamis (9/10/2014).
“Kami tidak siap untuk membayar tagihan itu. Biaya itu tidak bisa dibayarkan oleh klub. Kami tidak siap untuk membayarnya hal itu harus dijelaskan kepada FIFA jika mereka membutuhkan jasa dari klub atau kami tidak siap untuk membicarakannya,” terangnya.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.