SOLO - Persis Solo versi LPIS bakal menghadapi dua laga berat dalam lanjutan Divisi Utama LPIS ke depan. Tim Laskar Sambernyawa harus bertandang ke luar Jawa menantang Persifa Fak Fak (25/6) dan Persemalra Maluku Tenggara (29/6). Berat bukan dari segi tim yang dihadapi, tapi berkaitan durasi yang berdekatan ke Indonesia bagian timur.
Manajer Persis LPIS Joni Sofyan Erwandi mengatakan, tim kebanggaan publik Kota Bengawan bertekad menyelesaikan kompetisi sekaligus finis di papan atas. "Namun, ada kendala teknis yang harus dihadapi, yakni berkaitan dengan jadwal," kata dia, Selasa (18/6/2013).
Dia menyebutkan, jarak waktu antara laga kontra Persifa dengan Persemalra sangat berdekatan. Dia tidak yakin tim yang bermarkas di Stadion Manahan Solo bisa menjalani dua laga tandang ke Indonesia bagian timur tersebut. "Bayangkan misalnya setelah menjalani laga melawan Persifa, langsung ke Persemalra. Hanya ada waktu empat hari saja. Yang saya tahu penerbangan ke dan dari Fak Fak sulit, tidak setiap hari ada," jelasnya.
Pengusaha jasa transportasi ini mengatakan, agar tim yang didukung sepenuhnya oleh kelompok suporter Pasoepati bisa menjalani dua laga tersebut, pihaknya akan menyurati PT LPIS selaku operator liga. Dia berharap ada win win solution seputar jadwal yang dilakoni Persis LPIS. "Kami meminta agar waktunya tidak berdekatan, agar kami bisa bertanding," ujarnya.
Dia mengakui, durasi yang hanya empat hari tersebut menjadi kendala utama bagi Persis LPIS. Meski kedua laga tandang tersebut juga membutuhkan biaya operasional yang besar, namun hal tersebut bukan menjadi masalah utama. "Bertanding di luar Jawa memang besar biaya, tapi itu (biaya opersional) masih bisa dicari. Kami optimistis bisa mendapatkan biaya untuk bertanding," katanya.
Joni mengatakan Persis LPIS bertekad bisa bertanding melawan Persifa, meski sejumlah tim di Grup 2 ini terpaksa tidak bisa melawat ke Tanah Papua. Bertandang ke markas Persifa memang menjadi momok bagi tim-tim di grup ini. Setidaknya sudah dua tim, masing-masing Persibangga Purbalingga dan PSS Sleman yang tidak bisa bertanding ke Persifa.
Bahkan, kedua tim tersebut dinyatakan kalah WO karena tidak datang sesuai jadwal yang sudah ditentukan. Kedua tim memiliki hasrat dan keinginan untuk datang, namun kedua terhambat akibat minimnya penerbangan menuju ke kandang Persifa. "Kami berusaha tetap menjalani laga di kandang Persifa," kata Joni.
Follow Twitter @bola_okezone
(Fitra Iskandar)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.