MILAN - Wakil presiden AC Milan, Adriano Galliani, membantah kabar bahwa perubahan formasi Milan dikarenakan tekanan dari presiden Silvio Berlusconi. Ia mengungkapkan bahwa perubahan tersebut karena alasan teknis semata.
Sebelum Milan memutuskan untuk mempertahankan pelatih Massimiliano Allegri di San Siro, tersiar kabar bahwa sang allenatore harus melakukan sebuah syarat tertentu. Salah satunya adalah meninggalkan formasi 4-3-3 yang biasa diterapkannya.
Alhasil, formasi 4-3-1-2 milik I Rosonerri pada musim depan dipercaya sebagai kesepakatan antara Allegri, Galliani dan Berlusconi. Namun, Galliani menjelaskan bahwa perubahan tersebut dikarenakan tim sudah memiliki stok trequartista memadai untuk menyokong dua striker.
"Ini bukan permintaan Berlusconi, melainkan alasan teknis. Kami sudah merekrut Riccardo Saponara, yang notabene seorang trequartista," ungkap Galliani seperti dilansir AC Milan News.
"Kami juga memiliki Kevin-Prince Boateng. Dia lebih cocok menjadi trequartista ketimbang winger,” sambung pria berkepala plontos tersebut.
Galliani juga tak menutup kemungkinan bila Milan kembali mencari striker baru, pasalnya striker Milan menjadi incaran beberapa klub. Diketahui, bahwa Stephan El Shaarawy diincar Manchester City, sementara Robinho terus didekati Santos.
"Milan saat ini mempunyai lima striker untuk dua posisi. Bila salah satu dari mereka meminta pindah, maka kami baru akan meninjau ulang (pembelian striker baru),” tutup Galliani.
(Muhammad Indra Nugraha)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.