BUENOS AIRES - Penampilan Lionel Messi bersama Barcelona memang sudah tidak diragukan lagi hingga menghasilkan beberapa trofi bergengsi selama kariernya. Namun, hal tersebut berbanding terbalik kala dirinya berkostum Argentina.
Ya, sejauh ini Messi hanya mampu memberikan medali emas kepada Argentina kala berlaga di Olimpiade Beijing 2008 dan Juara Piala Dunia U-20 pada 2005 silam. Mungkin, hasil terbaik adalah membawa Tim Tango ini meraih runner up di Copa America 2007.
Sementara di Barca, Messi berhasil mencetak berbagai rekor bagi klub ataupun pribadi. Terakhir, El Mesiah menorehkan rekor baru, yaitu dengan mencetak gol ke semua gawang klub di La Liga pada musim ini
Alhasil, kondisi tersebut membuat banyak kalangan yang mempertanyakan penghargaan Ballon d’Or yang jatuh padanya sebanyak empat kali secara beruntun. Pasalnya, El Mesiah masih belum bisa mempersembahkan gelar juara bagi Argentina di Piala Dunia.
Kini, di bawah asuhan Alejandro Javier Sabellah, pemain berusia 25 tahun tersebut sedikit mengalami peningkatan dalam performanya. Vanessa Sabella menilai bahwa selama ini Messi bermain setengah hati bagi negaranya.
"Saya tak menyangkal bila dia (Messi) adalah pemain hebat yang sudah mencetak banyak rekor," kata anak dari pelatih Timnas Argentina tersebut seperti dilansir Football Espana.
"Dia adalah pemain terbaik dunia dan tidak pernah bermain buruk. Tapi dia tak pernah sepenuh hati jika main untuk timnas Argentina," sambungnya.
Follow @bola_okezone untuk update berita sepakbola
(Muhammad Indra Nugraha)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.