Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

AVB Puji Pemain & Enggan Salahkan Adebayor

A. Firdaus , Jurnalis-Minggu, 18 November 2012 |03:34 WIB
AVB Puji Pemain & Enggan Salahkan Adebayor
Andre Villas-Boas (foto: Reuters)
A
A
A

LONDON – Tottenham Hotspur kembali menelan kekalahan usai ditaklukan 2-5 oleh Arsenal. Namun pelatih Andre Villas-Boas tetap mengaku senang dan menolak menyalahkan Emmanuel Adebayor yang mendapatkan kartu merah.
 
Padahal Spurs mampu unggul cepat lewat kaki Adebayor pada menit ke-10. Tapi kartu merah yang diterima Adebayor, usai melakukan tekel keras, berbuah lima gol balasan dari Arsenal, kala Spurs bermain dengan 10 pemain. Meski gol Gareth Bale membuat keadaan berakhir 5-2 untuk The Gunners.
 
“Pertama, saya sangat senang dengan para pemain saya. Saya pikir mereka terlalu lama bermain dengan 10 pemain. Kartu merah, itu biasa terjadi dalam sepakbola. Saya pikir wasit membuat keputusan yang benar, tapi hari ini saya sangat senang dengan tim saya,” ucap Villas Boas, seperti dilansir Sky Sports, Minggu (18/11/2012).
 
Saat kehilangan seorang pemain, pelatih 35 tahun itu memilih fokus pada area-area yang lain, di mana dia merasa ada yang hilang.
 
“Ada dua kunci momen pada pertandingan ini. Saat tertinggal 1-3 kami memiliki margin besar untuk kembali, tapi ada juga kesempatan bagi kami untuk membuat skor 4-3,” lanjut mantan pelatih Chelsea.
 
“Seandainya kami mengambil pertandingan dengan perbedaan satu gol di babak pertama, saya pikir kami bisa menyamakan keadaan, karena kami pasti punya gairah dan ambisi, meski bermain dengan 10 pemain. Saya mengambil hasil ini, tapi saya bangga dengan tim,” tegasnya.

(A. Firdaus)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement