PARIS – Bila Spanyol punya El Clasico, maka Prancis punya Le Classique, yakni duel antara Marseille versus PSG. Tadi malam dua partai ini digelar dalam waktu hampir berbarengan dan ajaibnya ada empat pemain yang sama-sama mencetak dua gol.
Mereka adalah Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi pada El Clasico juga Andre Pierre Gignac serta Zlatan Ibrahimovic dalam Le Classique. Performa hebat CR7, Messi, dan Gignac spontan mengundang pujian pelatih mereka masing-masing.
Namun anehnya, arsitek PSG Carlo Ancelotti justru tidak puas dengan dua gol Ibra. Alasannya, dengan segala kemampuan yang dimilikinya, Ibra seharusnya bisa lebih baik lagi dari itu.
“Saya tidak terkesan dengan performanya, karena saya tahu benar kemampuan Zlatan. Dia pencetak gol yang hebat dan pemain yang sangat lengkap,” kata Ancelotti seperti dikutip dari RMC.
“Zlatan hebat dalam bola-bola mati tapi begitu pula dengan Pastore dan Gameiro. Dia punya banyak kualitas dan juga berkarakter,” tutur Ancelotti.
“Orang-orang bilang dia kelelahan? Mungkin. Tapi, sekalipun kondisinya hanya 80 persen, itu sudah cukup untuk membuatnya bermain,” ujar pelatih berusia 53 tahun tersebut.
Dua gol Ibra pada menit 23 dan 25 sempat membawa PSG memimpin 2-1 tapi Gignac mencetak gol keduanya pada menit ke-32, setelah yang pertama pada menit ke-17, untuk menyamakan kedudukan jadi 2-2.
(Auzan Julikar Sutedjo)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.