JAKARTA - Pelatihan nasional (pelatnas) tahap ketiga yang sejatinya digelar kemarin, resmi diundur. Mundurnya proses penyaringan terakhir jelang Piala AFF 2012, November mendatang, juga berdampak pada beberapa agenda uji coba tim nasional (timnas) Garuda.
Agenda pelatnas tahap ketiga yang rencananya diikuti oleh 31 pemain baik dari kompetisi Indonesia Premier League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL), akhirnya tidak bisa dilaksanakan sesuai jadwal. Lagi-lagi, apa alasan mundurnya jadwal pelatnas tahap ketiga, baik manajemen timnas dan pihak PSSI kembali beda suara.
Manajer timnas, Habil Marati, misalnya, menyatakan kemunduran jadwal pelatnas tahap ketiga karena belum didapatkannya hotel tempat pemain menginap. Dan sampai saat ini tambahnya, pihak manajemen timnas Garuda masih terus berusaha agar mundurnya jadwal pelatnas tahap ketiga tidak berlangsung lama.
"Kamar di beberapa hotel yang ingin kami gunakan sudah penuh. Sejauh ini tercatat yang masih kosong hanya ada enam sampai tujuh kamar saja. Jumlah tersebut tentu saja tidak mampu menampung jumlah 31 pemain yang akan diproyeksikan mengikuti pelatnas tahap ketiga," ungkap Habil.
Akan tetapi, hal berbeda diutarakan kordinator timnas Indonesia, Bob Hippy. Pria yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI ini menjelaskan, mundurnya jadwal pelatnas tahap ketiga karena para pemain meminta diberikan masa liburan yang lebih panjang.
"Pemain meminta kepada coach Nil, agar diizinkan mendapatkan masa liburan lebih panjang. Dan coach Nil pun memenuhi keinginan para pemain. Ada kemungkinan jadwal pelatnas tahap ketiga, akan digelar pada tanggal 6 atau 7 Oktober," ungkap Bob.
Mundurnya jadwal pelatnas tahap ketiga, ternyata juga memberikan dampat negatif pada beberapa rencana uji coba yang sudah diagendakan. Mundurnya jadwal pelatnas tahap ketiga menjadi tanggal 6 atau 7 Oktober, otomatis membuat laga persahatan antara timnas Garuda dengan Timor Leste batal digelar. Sebelumnya, kedua timnas dijadwalkan akan bertandingan pada 6 Oktober mendatang.
Tidak hanya laga uji coba kontra Timor Leste yang batal dilaksanakan. Partai uji tanding timnas Garuda dengan Thailand yang awalnya akan dimainkan pada 13 Oktober mendatang, terpaksa dijadwal ulang menjadi 16 Oktober. Mundurnya beberapa laga uji coba yang sudah dirancang, tentu secara tidak langsung menggangu persiapan timnas jelang laga di Piala AFF yang sudah semakin dekat.
"Laga uji coba tanggal 6 Oktober dengan Timor Leste sudah pasti tidak bisa digelar. Batalnya uji coba dengan Timor Leste, karena jadwal pelatnas yang mundur. Tapi kami tentu akan mencarikan lawan uji coba pengganti. Sementara itu uji coba dengan Thailand, kemungkinan besar akan diundur dari tanggal 13 ke 16 Oktober," papar Bob.
Batalnya beberapa laga uji coba yang sudah direncanakan manajemen timnas, cukup disayangkan Nil. Mantan pelatih Semen Padang (SP) tersebut begitu sadar jika semakin banyak anak-anak asuhanya merasakan partai-partai uji coba, mental bertanding para pemain pun akan semakin terasah. Hal tersebut tentu sangat bagus, sebagai ajang pemanasan ketatnya persaiangan diajang Piala AFF nanti.
"Semakin banyak ada partai uji coba, tentu akan semakin bagus. Para pemain menjadi terbiasa menghadapi suatu pertandingan. Dengan adanya beberapa partai uji coba yang batal, tentu sangat disayangkan. Tapi kami yakin, pengurus akan terus berusaha mencari lawan-lawan terbaik demi memperlancar persiapan kami jelang Piala AFF," papar pelatih berusia 42 tahun tersebut.
(Fitra Iskandar)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.