Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Nasib Timnas Mengambang

Decky Irawan Jasri , Jurnalis-Senin, 24 September 2012 |08:10 WIB
Nasib Timnas Mengambang
A
A
A

JAKARTA – Nasib tim nasional (timnas) Indonesia seolah mengambang. Walau sudah ada putusan dalam rapat tim Joint Committee (JC) di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis (20/9), penyelesaian dualisme timnas Garuda masih akan melewati jalan berliku.

PSSI dan Komite Penyelamat Sepak bola Indonesia (KPSI), memang telah kembali duduk bersama dalam JC. Masing-masing perwakilan dari dua kubu yang berseteru tersebut pun, telah melahirkan lima butir kesepakatan menyangkut masa depan persepakbolaan Indonesia.

Dari lima pokok masalah yang diibahas, masalah timnas juga ada di dalamnya. Akan tetapi, yang kembali jadi persoalan adalah perbedaan pernyataan dari masing-masing kubu terkait masalah timnas. Kondisi itu pula, yang membuat problem yang ada dalam proses penyatuan timnas Garuda menjadi tersendat.

Dari kubu PSSI, mereka menilai PSSI yang paling berhak menaungi timnas. Dan jika ada pemain-pemain dari kompetisi Indonesia Premier League (IPL) dan Indonesia Super League (ISL), tidak lagi mau memenuhi panggilan, sanski pun akan secara resmi dijatuhkan.

“Kalau ada yang mengatakan timnas ada di bawah JC, itu keliru. Yang benar adalah, JC hanya diminta untuk melakukan harmonisasi,” ungkap ketua JC, Todung Mulya Lubis.

Tapi apa yang disampaikan Todung, tidak sejalan dengan apa yang diutarakan perwakilan JC dari kubu KPSI, Hinca Panjaitan. Dirinya menilai jika AFC dalam rapat JC di Kuala Lumpur, berharap timnas Indonesia bisa satu dan diisi oleh pemain-pemain terbaik. Untuk itu tambah Hinca, AFC meminta JC ambil bagian.

“Kami jelaskan kepada AFC, jika kami juga telah menyiapkan timnas dengan sangat baik. AFC juga tahu soal adanya hal tersebut dan bendaranya adalah PSSI itu benar. Lalu bagaimana untuk mendapatkan tim yang bagus? Ya JC diminta turut serta mempersiapkan tim. Karena timnas bentukan PSSI, gagal terus,” papar Hinca.

Menyangkut adanya masalah yang terus terjadi, Nilmaizar selaku juru taktik timnas bentukan PSSI terus berusaha fokus menyiapkan tim. Dan menurut mantan pelatih Semen Padang (SP) ini, dirinya belum sama sekali berusaha untuk kembali memanggil para pemain ISL untuk bergabung dalam skuad bentukannya.

“Sampai saat ini saya belum sama sekali berfikir untuk melakukan penambahan atau pengurangan pada tim saya. Yang ada saat ini adalah berusaha bersiap dengan semaksimal mungkin dan bisa menang saat berujicoba dengan Brunei,” ungkap Nil.

Timnas Garuda sendiri memang tengah bersiap mengikuti Piala AFF 2012, pada November mendatang. Berbagai uji coba pun tengah dijalani. Dan yang paling dekat setelah gagal berujicoba dengan timnas Vietnam, 22 September, Samsul Arif Munip dkk akan melakoni laga persahabatan dengan timnas Brunei Darussalam, (26/9).

Tapi berbagai uji coba tanpa diikuti dengan pemain-pemain berkualitas, itu saja belum cukup. Untuk membuat timnya bisa tampil memukai di ajang Piala AFF nanti, Nil belum mau berbicara soal penambahan atau pengurangan pemain di dalam komposisi tim besutannya.

“Saya tidak ingin berbicara terlebih dahulu tentang komposisi baru atau adanya penambahan pemain. Hal itu tergantung PSSI saya rasa,” tandas Nil.

(Fitra Iskandar)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement