Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Andi: Dana Cair Lagi asal PSSI Bisa Meyakinkan Pemerintah

K. Yudha Wirakusuma , Jurnalis-Selasa, 06 Maret 2012 |14:39 WIB
Andi: Dana Cair Lagi asal PSSI Bisa Meyakinkan Pemerintah
Andi Mallarangeng.(foto:SINDO)
A
A
A

JAKARTA – Pemerintah sudah gerah dengan konflik di PSSI terlebih imbasnya sudah sangat terasa dengan kekalahan timnas dari Bahrain 0-10 di kualifikasi Prapiala Dunia 2014 pekan lalu.
 
Kekalahan memalukan itu membuat Menteri Olahraga dan Pemuda Andi Mallarangeng semakin mantap memberi pelajaran kepada PSSI, dengan menyetop dana untuk PSSI hingga federasi sepakbola tertinggi di tanah air itu mampu meyakinkan pemerintah.
 
Andi geram melihat timnas yang diturunkan PSSI saat di Manama Bahrain bukan tim terbaik yang dimiliki Indonesia. Ini terjadi lantaran PSSI tidak menyertakan para pemain yang berlaga di kompetisi ISL, liga yang dianggap ilegal oleh PSSI, padahal sebagian besar pemain timnas bermain di klub-klub ISL. Alasannya, FIFA melarang PSSI memakai pemain dari liga yang tidak diakui.
 
“Timnas itu bukan timnas yang terbaik. Karena dibentuk atas dasar diskriminasi dan atas dasar apapun termasuk di mana mereka berasal. Maka pemerintah memutuskan untuk tidak memfasilitasi timnas termasuk pendanaan sampai timnas betul-betul bisa dibentuk dengan putra-putra terbaik bangsa,” ujar Andi di Istana Presiden, Jakarta, Selasa (6/3/2012).
 
Andi mengaku sudah melaporkan persoalan PSSI kepada Presiden SBY. Dan seperti yang dijelaskan SBY, kemarin pemerintah tidak akan melakukan intervensi terhadap kisruh PSSI karena khawatir sanksi FIFA. Masalah pembekuan pendanaan PSSI, pemerintah akan mencabutnya jika PSSI benar-benar bisa meyakinkan pemerintah bahwa timnas yang akan diturunkan di level manapun merupakan pemain terbaik.
 
“Ya sampai pemerintah bisa diyakinkan oleh PSSI bahwa timnas yang dibentuk adalah timnas yang betul-betul merepresentasikan timnas putra-putra terbaik bangsa.” Nominalnya? “Ada-lah,” jawab Andi singkat.
 
“Yang kita dorong itu sebenarnya rekonsiliasi. Yang kita dorong bagaimana menyelesaikan semua ini. Yang kami sarankan adalah, dualisme ini diselesaikan. Kalau bisa dilebur bagus sekali. Kalau bisa berada di bawah PSSI. PSSI mengakui ISL dan ISL mengakui PSSI.
 
Dengan begitu yang terbaik dan berasal dari manupun tanpa ada diskirimasi suku, ras, agama asal klub dan sebagainya. Itu yang kita inginkan karena bagi pemerintah kepentingan nasional adalah kepentingan bagaimana Merah Putih dibela oleh anggota terbaik bangsa.,” jelas Andi seraya mengatakan saat ini pihaknya masih berupaya memediasi kubu yang bertikai.

(Fitra Iskandar)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement