Jonny Evans (Foto: Getty)
MANCHESTER - Bek Manchester United Jonny Evans mengungkapkan kekecewaannya atas striker Liverpool Luis Suarez yang tak mau menjabat tangan Patrice Evra dalam laga di Old Trafford yang dimenangkan Setan Merah 2-1 pada Sabtu lalu.
Padahal, menurut Evans, para pemain United telah berbicara di ruang ganti mengenai apakah Evra akan menjabat tangan Suarez. Kemudian para pemain Setan Merah pun menyarankan Evra untuk menjabat tangan pemain internasional Uruguay tersebut, sayang gayung tak bersambut.
"Kami telah berbicara tentang hal itu di ruang ganti dan apakah dia (Evra) akan menjabat tangannya (Suarez)," kata Evans seperti dilansir Goal, Senin (13/2/2012).
"Saya sendiri dan beberapa pemain lain mengatakan kepada Patrice (Evra) untuk menjabat tangannya (Suarez), karena Anda tidak perlu mempermalukan diri dengan tak menjabat tangan. Saya berkata kepada Evra, saya pikir jika kamu menawarkan jabat tangan, kamu akan sangat dihormati dengan sikapmu,” ungkapnya.
Namun, sikap Suarez mengecewakan Evans. Dia berharap dengan berjabat tangan, masalah akan sedikit reda dan mengakhiri perdebatan masalah sebelumnya.
"Saya pikir (permusuhan) bisa saja berakhir di sana dan kemudian dengan berjabat tangan. Saya sebenarnya tidak tahu Suarez menolak berjabat tangan karena penglihatan saya sedikit terhalang saat itu,” terangnya.
"Saya tidak tahu apa yang terjadi saat itu, tapi saya mendengar sedikit reaksi penonton. Ada sedikit permusuhan dari mereka seusai jabat tangan, dan pemain lain melihatnya," tandasnya.
(win)