BOGOR - Tim nasional (timnas) U-21 ingin dapatkan lawan uji coba tangguh. Hal itu demi menempa Yosua Pahabol dkk, dalam mengantisipasi berbagai tekanan tim lawan.
Skuad asuhan Widodo C Putro sendiri tengah menjalani pemusatan latihan di Lapangan Padepokan Volley, Sentul, Bogor, Jawa Barat. Sebanyak 25 pemain, terus berusaha menunjukan performa terbaik. Karena dari 25 nama yang ada, hanya 18 pemain yang akan diboyong dalam turnamen Sultan Hasanah Bolkiah Trophy di Brunei Darussalam, 27 Februari sampai 5 Maret mendatang.
Sejauh ini, timnas U-21 sendiri sudah menjalani empat laga uji coba dan kesemuanya berhasil diakhiri dengan kemenangan. Sedangkan dua rencana uji coba selanjutnya, timnas muda Merah Putih akan dijajal Makasar United dan klub kuat asal Korea Selatan (Korsel), Jeonbuk Hyundai Motors FC U-21.
"Kami ingin pemain-pemain ini mendapat lawan uji coba yang tangguh. Agar mereka bisa keluar dari tekanan tim-tim lawan saat menjalani partai sesungguhnya. Ini sangat penting menurut saya. Selain itu, saya juga berharap ada atmosfer pertandingan seperti penonton untuk para pemain," ungkap Widodo, usai memimpin anak asuhnya berlatih rutin di Lapangan Padepokan Volley, Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Walau ingin adanya lawan uji coba tangguh, Widodo menilai sudah banyak kemajuan yang dialami anak-anak asuhnya. Penilaian itu menurut mantan pelatih Persela Lamongan tersebut didapat, dari beberapa hasil laga uji tanding yang telah dilewati. Adanya beberapa pertandingan uji coba yang dijalani, tim sudah terlihat menyatu.
"Saya juga harus sadari, beberapa uji coba yang sudah dilewati sangat memberikan dampak positif. Kemajuan bagus sudah diperlihatkan tim. Tim ini sudah menyatu, walau memang masih banyak yang harus dibenahi," paparnya.
Ya, beberapa pembenahan disana sini juga diakui pelatih yang juga mantan punggawa timnas Indonesia era 1990 tersebut. Kelemahan-kelemahan tersebut menurut Widodo, dikerenakan anak-anak asuhnya masih sangat muda dan minim kesempatan saat masih ada diklub-klubnya masing-masing.
"Kelemahan, pemain-pemain ini masih sangat muda. Di tim masing-masing mereka jarang jadi pemain utama. Dari segi mental dan jam terbang, adalah dua sisi yang harus segera mungkin diperbaiki," tandas Widodo.
(Decky Irawan Jasri (Koran Sindo)/Koran SI/hmr)