Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Siap Bayar Kegagalan

M Syahrullah , Jurnalis-Minggu, 25 Desember 2011 |22:18 WIB
Siap Bayar Kegagalan
Logo PSM Makassar/Ist
A
A
A

MAKASSAR – Kehilangan dua poin di kandang saat ditahan imbang 1-1 oleh tim Macan Kemayoran-julukan Persija Jakarta, Minggu (18/12), adalah catatan buruk yang harus dibayar oleh tim asuhan Petar Segrt, PSM Makassar.
 
Kegagalan dilaga kedua awal musim itu wajib dibayar saat bertandang ke stadion Gelora 10 November markas Persebaya Surabara, Minggu (8/1) mendatang. Minimal, harus ada poin yang bisa dicuri pada partai tandang perdana tim di kompetisi Indonesian Premier League (IPL) 2011/12 tersebut.
 
Di laga perdana, tim asal Makassar ini sukses mengawali kompetisi kasta tertinggi itu dengan sempurna saat unggul 2-1 dari tim tamu Persiba Bantul, Sabtu (8/12). Kemenangan itu harusnya menjadi modal berharga untuk mengamankan semua poin penuh di kandang.
 
General Manager (GM) Klub PSM Husain Abdullah mengatakan, dua poin yang hilang di partai kandang harus dibayar oleh pemain saat dijamu tuan rumah Bajul Ijo-sebutan Persebaya nanti. Tidak ada pilihan lain bagi tim untuk tidak menambah poin.
 
“Kalau saya sebagai GM Klub, tentu berharap tim bisa mencuri poin di laga away nanti. Bila perlu, bisa menang dari pertandingan itu. Saya harap, Petar, asistennya dan semua pemain bisa bekerja keras untuk mewujudkannya,” ungkapnya.
 
Pemain senior PSM Satrio Syam mengaku dirinya dan rekan-rekannya siap berusaha semaksimal mungkin untuk mencuri poin di tim asal Jawa Timur itu. Bek kiri PSM ini tak menampik jika materi yang dimiliki Persebaya tak bisa diremehkan.
 
Apa lagi tim asuhan Divaldo Alves tersebut sudah terbukti mampu menahan imbang 1-1 tuan rumah Kelantan FC saat laga persahabatan di stadion Sultan Muhammed IV Kota Bharu, Malaysia, Jumat (23/12) lalu.
 
“Insya Allah, saya yakin dengan usaha keras dan perjuangan teman-teman satu tim (PSM), kami bisa mencuri poin di Persebaya. Harapan ingin menang di kandang lawan pun sangat besar. Tetapi, itu butuh perjuangan keras,” tutur bek kiri Juku Eja ini.
 
Sementara itu, asisten pelatih PSM Imran Amirullah mengatakan, hal terpenting yang dilakukan tim saat ini selama latihan persiapan jelang laga away, adalah menjaga kebugaran dan ketahanan fisik.
 
Selain itu, para pemain juga harus berlatih lebih disiplin dan mampu mengurangi kesalahan dari hasil evaluasi dua pertandingan awal serta membangun komunikasi dan kerja sama tim yang lebih padu.
 
“Dari hasil evaluasi kami dari dua pertandingan awal dan latihan, permainan tim sudah menunjukkan peningkatan. Kerja sama dan permainan bola satu dua sentuhan juga sudah cukup baik. Tinggal ditingkatkan lagi,” jelasnya.
 
Mantan asisten pelatih Hanafing di PSM U-21 dan PSM senior musim sebelum ini juga mengaku, mental pemain terutama punggawa muda juga perlu menjadi perhatian. Sebab, tekanan bagi tim pada laga tandang jauh lebih berat dari laga kandang. Apa lagi Persebaya dikenal dengan suporter fanatiknya yang memadati stadion.
 
“PSM memiliki banyak pemain muda yang minim jam terbang. Bahkan ini akan menjadi pengalaman perdana mereka melakoni laga away di kandang lawan. Tentu masalah mental menjadi perhatian khusus juga dari tim pelatih,” tuturnya. (muh syahrullah)

(Fitra Iskandar)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement