BANDUNG – Kalangan mantan pemain kembali mendesak agar Maung Bandung – julukan Persib – segera menentukan pelatih kepala. Mengingat persiapan yang menyisakan dua bulan lagi, pemain Persib di era 90-an Yadi Mulyadi menyarankan agar manajemen tidak berlarut-larut dalam menentukan pelatih.
Persiapan matang, menurut Mulyadi, adalah aspek yang dibutuhkan mengingat musim lalu kejadian molornya jadwal persiapan membuat para pemain tidak siap dalam mengarungi kompetisi. Sebagaimana telah diumumkan PSSI, Liga Profesional akan digerla pada 8 Oktober 2011.
"Harus cepat menentukan pelatih. Janganlah mengulur-ngulur waktu lagi,” ungkap Yadi ditemui di Lapangan Lodaya Bandung. Pemain yang pernah mengecap juara Liga di era perserikatan ini mengingatkan, jika Persib mau melakukan persiapan dengan baik agar segera bertindak lebih cepat.
"Latihan itu sendiri dimulai jika sudah ada pelatih kepala. Kalau belum ada pelatih otomotis pemain juga belum bisa ditentukan," jelasnya. Dia mencontohkan, tim yang musim lalu menggenggam kampiun sudah melakukan persiapan sejak satu bulan lalu. Apalagi, katanya, Mutiara Hitam mulai memberdayakan pemain muda lokal. Ditambah, klub sekelas Persipura tidak melakukan banyak perombakan di skuadnya.
"Idealnya persiapan dilakukan selama dua bulan. Tidak masalah kalau tim Persib sudah seperti Persipura tapi kan tidak seperti itu. Dalam dua bulan saja Persib bisa melakukan pemantapan fisik dan melakukan pematangan," tegasnya.
Sejak kompetisi berakhir pada Juni lalu para punggawa Persib belum sama sekali melakukan latihan. Selama jeda kompetisi atau kurang lebih dua bulan terakhir tidak digelarnya latihan, kata Yadi, bisa membuat kondisi pemain jauh dari prima. Munculnya wacana untuk menggelar Training Camp (TC) dengan metode militer pun mencuat.
Yadi sendiri kurang menyetujui penggemblengan dengan metode militer. Dia menilai, latihan militer hanya untuk menegakan kedisiplinan. Semantara, untuk melakukan persiapan dengan jarak yang cukup mepet hal itu ditakutkan bisa merusak konsentrasi para pemain.
“Kalau latihan ala militer untuk meningkatkan kedispilinan memang bagus. Tapi yang terpenting adalah team work itu dibangun. Seharusnya persiapan mengarah pada latihan yang menujang kerjasama antar pemain,” pungkasnya.
(Hendra Mujiraharja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.