BALIKPAPAN – Memahami karakter permainan Persiba Balikpapan menjadi penentu bagi Persema Malang dalam mencuri poin di kandang lawan yang tidak lagi seangker dulu. Hasil seri merupakan cukup wajar bagi kedua tim.
Menurut pelatih Persema Subangkit, Persiba memang merupakan sebuah tim yang sangat bagus dalam melakukan serangan. Sayang, permainan menyerang skuad Beruang Madu mudah ditebak karena terlalu mengandalkan Julio ‘J-Lo’ Lopez dan Robertino.
“Kami sudah dua kali bertemu, di Malang dan sini (Balikpapan). Pola 3-4-3 atau pola 4-4-2 Persiba sudah kami antisipasi sejak awal. Jadi, sudah tahu sama tahu,” jelas Subangkit usai pertandingan petang tadi (10/2/2010)
“Dengan mengandalkan 4 pemain bertahan dengan satu pemain paling belakang antisipasi bola muntah. Kami tahu cara mematikan lini depan Persiba,” lanjut pelatih 51 tahun itu.
Bagi Subangkit hasil imbang yang ditorehkan Persema merupakan hasil yang cukup wajar bagi kedua tim. “Persiba main bagus. Jadi saya kira hasil imbang ini cukup wajar,” tambah dia.
Persema memang memiliki beberapa mantan pemain Persiba. Seperti kapten Bima Sakti, Robbie Gaspar, hingga Brima Pepito Sanusie. Sedangkan sang pencetak gol M Kamri juga pemain yang pernah membela tim Kaltim di PON XV-2000 di Jawa Timur.
Namun, Subangkit tidak mempermasalahkan hal itu. “Tak ada masalah, saya kira Bima dkk adalah pemain profesional. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung,” pungkasnya.
(Hendra Mujiraharja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.