BIRMINGHAM - Satu tiket final Carling Cup dalam genggaman Aston Villa, usai menundukkan Blackburn Rovers 6-4, dini hari tadi. Kendati menang, pelatih Villa Martin O’Neill mengakui anak-anak asuhnya sempat grogi menghadapi gempuran Rovers.
Leg kedua semifinal ini memang sangat menentukan bagi kedua tim. Terlebih, Villa hanya unggul 1-0 saat leg pertama di Ewood Park, tengah pekan lalu. Praktis, kedua tim berpeluang besar menjadi finalis di Stadion Wembley, 28 Januari mendatang.
Kemenangan Villa hari ini dirasakan sang pelatih cukup sulit diraih. Bahkan, O’Neill menilai skuadnya sempat kedodoran membendung serangan Rovers di babak pertama. Alhasil, 30 menit babak pertama Villa kebobolan dua gol.
“Kami sangat gugup saat memulai laga dan membiarkan mereka mencetak dua gol lebih dulu,” aku O’Neill pada BBC, usai pertandingan.
Beruntung, awak The Villans mampu mengejar ketinggalan, bahkan memetik kemenangan. Tak tanggung-tanggung, enam gol balasan dilesakkan, diiringi dua gol tambahan tim tamu.
“Saya rasa ada sedikit rasa gugup pada saat menyerang. Satu-satunya tujuan kami malam ini hanyalah bagaimana caranya mencetak gol. Kami sempat berpikir, jika satu atau gol tercipta, maka cukup bagi kami,” papar sang pelatih.
“Ternyata kami mampu menghasilkan enam gol dan saya masih tidak yakin itu bisa terjadi. Ya, kami memang memiliki pemain-pemain bagus,” pungkasnya.
(Azwar Ferdian)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.