Seedorf: Kasus Balotelli Bukan Rasisme!

Achmad Firdaus - Okezone
Kamis, 26 November 2009 18:14 wib
foto: Daylife
foto: Daylife
MILAN - Clarence Seedorf angkat bicara terkait pelakukan rasis yang diterima striker muda Inter Milan Mario Balotelli. Menurut gelandang veteran AC Milan ini, fans Juve tidak melakukan tindakan rasis, karena tidak mengejek warna kulit "SuperMario"- julukan Balotelli.

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu fans Juventus dituduh melakukan tindakan rasis kepada Balotelli saat mereka merayakan kemenangan atas Udinese. Saat itu, sekelompok Juventini diklaim meneriakkan kalimat yang diklaim sebagai penghinaan terhadap warna kulit Balotelli.

Pelatih Inter Jose Mourinho pun sempat mendesak agar FIGC -PSSInya Italia- menjatuhkan hukuman berat kepada Juventus. Setelah mempelajari kasus, FIGC melalui wakilnya Gianpaolo Tosel memberikan sanksi berupa denda sebesar 20.000 euro kepada Juventus.

Namun, Seedorf tak sependapat dengan tuduhan terssebut. Gelandang asal Belanda ini mengklarifikasi jika hinaan yang dilontarkan fans Juventus tersebut bukan dialamatkan pada warna kulit, melainkan perilaku minor Balotelli.

"Hinaan yang diterima Balotelli bukan tertuju pada warna kulit, tapi karena perilakunya yang buruk," papar Seedorf sebagaimana dikutip Tuttosport, Kamis (26/11/2009).

"Ini bukan rasis. Italia bukanlah Negara yang kerap melakukan rasisme. Saya saja tak pernah menerima perlakuan rasis, namun ia mengalaminya. Jadi, saya pikir ini bukan rasis, melainkan terguran agar ia (Balotelli) belajar bagaimana cara bertingkah laku," tambahnya.

"Saat ini, Balotelli baru 19 tahun. Namun gerak tubuhnya, contohnya seperti yang dilakukannya di Bologna saat menyuruh seisi stadion diam, kerap memprovokasi orang lain," lanjut gelandang kelahiran Suriname yang juga memiliki warna kulit gelap ini.

"Jadi, hinaan ini saya rasa berasal dari sikap yang telah dilakukannya. Bukan dari warna kulitnya," ucap Seedorf dengan nada sopan.

Ketegangan antara Juventini dan Balotelli dipastikan bakal semakin meruncing saat Juve dan Inter bentrok di Stadion Olimpico Turin, dua pekan mendatang. Jika tak mampu mengubah perilakunya, maka bukan tak mungkin SuperMario bakal kembali menerima ejekan Juventini yang pastinya bakal memadati Stadion.  

(acf)
  • panjhul » 0 Tanggapan
    mmang bner apa kata seedorf baloteli aja yg gaya'a so tua.. maju trus jeve q...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • ngawur » 0 Tanggapan
    wah banyak nih yg ngomongin mental juaranya juve. gimana kalo isunya kita giring lagi ke skandal suap juve beberapa tahun lalu? pasti bakal banyak nih interisti yang komen...
    Beri Tanggapan Laporkan
  • cavallera » 0 Tanggapan
    NO COM.... FORZA MILAN....
    Beri Tanggapan Laporkan
  • Fighter JUVE » 0 Tanggapan
    klo itu bukan rasis,itu murni karena perilaku balotelli yg jelek.. pemain jelek aja belagu.. lebih baik balotelli sekolah kepribadian,gayanya itu sok bgdt.. klo ga berubah yaa siap2 aja nerima hinaan dari JUVENTINI.. secara JUVE club paling di cintai di italia(paling banyak tifosinya).. jadi ga usah alasan rasisme,juve jg punya pemain kulit hitam.. FORZA JUVE
    Beri Tanggapan Laporkan
  • serie a anti inter » 0 Tanggapan
    dasar..... klub yg gk punya mental juara.... baru di ledek dikit za dah nangis.... ngadu ma mama.... panas mata ku baca berita ini.... pernah dengar kasus momo sissoko yg di hina oleh fans inter gk ??? bagi yg pernah,ada kah pihak juve sampai ingin mogok main..??? atao klub lain yg pemainnya di hina klub lain... pernah mpe ngancam mogok main gk ???? asar klub gk ada otak.... klub yg gk mau bersaing..... yg selalu membesarkan namanya yg kotor dan gk bermental juara.....
    Beri Tanggapan Laporkan
Terimakasih atas bantuan Anda melaporkan komentar ini.
TWITTER »
twit