Sepakbola - Sepakbola Dunia


Roger Federer: Bukan Salah Henry!

Sabtu, 21 November 2009 - 20:12 wib
text TEXT SIZE :  
Share
Defanie Arianti - Okezone
Foto: Daylife

LONDON - Thierry Henry kembali mendapat dukungan atas pelanggaran handball yang dilakukan pada play-off Piala Dunia 2010 antara Prancis dan Rep. Irlandia, tengah pekan lalu. Kali ini, dukungan datang dari petenis nomor satu dunia, Roger Federer.

Pemain berjuluk FedEx ini berkeras, bomber Barcelona tidak seharusnya menjadi kambing hitam pada laga tersebut. Kritik terbesar seharusnya ditujukan kepada wasit yang melewatkan pelanggaran.

"Jika wasit tidak melihat pelanggaran itu, saya pikir yang harus disalahkan adalah sistem serta wasit yang terlibat. Begitu banyak gol yang disahkan meskipun seharusnya tidak. Ini adalah salah satunya," cetus petenis asal Swiss seperti dikutip reuters, Sabtu (21/11/2009).

Federer dan Henry berteman akrab sejak keduanya tampil sebagai bintang iklan produk alat cukur Gillette bersama Tiger Woods.

Terlepas dari pembelaannya tersebut, Federer mengakui, sulit bagi publik untuk memaafkan Henry atas tindakannya itu. Tidak peduli mantan bintang Arsenal telah mengakui kesalahannya.

"Dia memang telah meminta maaf. Banyak orang menyesalkan dia melakukannya seusai pertandingan. Tapi, sebenarnya, lima detik setelah kejadian pun sudah terlambat," pungkas enam kali juara Wimbledon.
(van)

Bagi Anda pengguna ponsel, nikmati berita terikini lewat http://m.okezone.com
Dapatkan okezone launcher untuk BlackBerry http://bb.okezone.com 
Share
o1 o2
o1 o2

0 komentar

[+lihat komentar]


o1 o2
o1 o2

Berita Lainnya

  • Rabu, 10 Februari 2010 00:19 wib

    Ferdinand Batal Layangkan Banding

  • Rabu, 10 Februari 2010 00:06 wib

    Edy Reja Segera Tangani Lazio?

  • Selasa, 09 Februari 2010 23:17 wib

    Pelita & Persitara Tampil Diperkuat Amunisi Baru

  • Selasa, 09 Februari 2010 22:12 wib

    Nyaris Kerampokan, Mourinho Diperiksa Polisi

  • Selasa, 09 Februari 2010 21:19 wib

    Laga Persitara-Pelita, Misi Lepas Status Juru Kunci

  • o3 o4