foto: Daylife
NYON - Michel Platini mengaku sangat tidak setuju dengan strategi belanja pemain yang dilakukan Real Madrid di bursa transfer musim ini. Untuk itu, presiden UEFA tengah berencana menyusun regulasi baru tentang pembatasan anggaran belanja klub.
Seperti diketahui, sepanjang dibukanya transfer musim panas ini, presiden klub Real Madrid Florentino Perez menempuh jalan yang bisa dibilang arogan dalam merekrut pemain. Perez tak segan-segan menggelontorkan dana gila-gilaan untuk mendapatkan pemain bintang yang menjadi incarannya.
Sejauh ini, sosok yang baru kembali diangkat sebagai presiden klub awal Juni lalu itu telah merogoh kocek sebesar 181 juta poundsterling untuk bisa merekrut Ricardo Kaka, Cristiano Ronaldo dan Karim Benzema. Perez bahkan berani membayar 80 juta pound yang sekaligus memecahkan rekor transfer termahal untuk CR-7 yang dinilai Platini tidak masuk akal.
"Ini merupakan seuatu hal tak normal yang sangat mengganggu saya. Secara pribadi, saya tak mengerti mengapa mereka (Madrid-red) rela membayar 80 juta poundsterling untuk seorang pemain?" papar Platini sebagaimana dikutip Chennel4, Jumat (3/7/2009).
"Apakah klub yang melakukan transfer ini benar-benar memiliki uang sebanyak itu? Akuisisi Cristiano Ronaldo meninggalkan tanda tanya. Namun, jika Madrid memilki garansi di sebuah bank, saya bisa terima hal itu," tambahnya.
"Sebelumnya, kasus ini sempat terjadi pada Maradona pada 1984. Saat itu biaya transfer Maradona dari Barcelona ke Napoli dinilai tidak masuk akal," lanjut mantan legenda sepakbola Prancis itu.
"Kami jelas harus melakukan sesuatu. Hingga kini kami masih bekerja. Namun, kami maih membutuhkan sedikit waktu untuk merampungkan regulasi pembatasan anggaran belanja. Mungkin, kami masih butuh dua atau tiga tahun ke depan untuk bisa memberlakukan regulasi ini," tutupnya.
(fmh)