LONDON - Carlo Ancelotti langsung memasang target tinggi pada tahun pertamanya menangani Chelsea. Ancelotti ingin membawa trofi Liga Champions ke Stamford Bridge.
Ancelotti memilih untuk meletakkan jabatannya sebagai pelatih AC Milan. Carletto menandatangani kontrak kerja sama selama tiga tahun dengan Chelsea, awal pekan ini. Pelatih yang mengantarkan Rossoneri dua kali meraih gelar Liga Champions ini ingin memberikan sensasi indah kepada Chelsea.
Pemilik The Blues Roman Abramovich, sebenarnya sudah putus asa bisa melihat trofi Liga Champions mendarat di Stamford Bridge. Roman berharap, kucuran dana yang diberikan kepada Ancelotti untuk membangun skuad, bisa berguna dan The Blues meraih kesuksesan pada kompetisi paling bergengsi di Eropa tersebut.
Berbicara menggunakan bahasa Inggris di Chelsea TV, Selasa (2/6/2009), pelatih 49 tahun ini gembira dirinya terpilih untuk menangani Chelsea. Ancelotti cukup optimis bisa mengangkat prestasi The Blues pada tiga tahun masa kerjanya.
"Chelsea punya rekor yang bagus, lima kali semifinal dalam enam tahun. Itu adalah catatan yang sangat baik. Kini saya tinggal menggenapkan catatan itu sekaligus mengantarkan ke tangga juara," jelas Ancelotti.
"Pemain membutuhkan motiovasi yang besar dan hasil objektif. Chelsea sudah menemukan tujuan yang realistis yakni menang Liga Champions League, Premier League, FA Cup dan Carling Cup," lanjut pelatih 49 tahun ini.
Ancelotti tidak terlalu mengkhawatirkan tekanan besar yang akan dialaminya di London nanti. Pasalnya, bersama Milan, Ancelotti juga merasakan tekanan yang sama. "Chelsea dan Milan adalah dua tim besar. Dan mereka berambisi juara di smeua komepetisi. Jadi saya pikir tekanan besar bukanlah suatu masalah."
Liga Champions adalah turnamen yang cukup akrab dengan diri Ancelotti. Ketika meniadi pemain dia menjadi juara pada musim 1989 dan 1990. Saat menjabat pelatuh Milan, Ancelotti juara pada musim 2003 dan 2007.
Ancelotti adalah pelatih asal Italia ketiga yang mendarat di Stamford Bridge. Pertama kali adalah Gianluca Vialli, yang menjadi pelatih pada era 1998-2000 dan Ranieri yang menjabat pelatih selama empat musim, 2000 hingga 2004.
(Azwar Ferdian)
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari