Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Utang Gaji Rp168 Miliar Berlanjut, Juventus Seret Cristiano Ronaldo ke Mahkamah Agung

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Rabu, 14 Oktober 2026 |15:10 WIB
Kasus Utang Gaji Rp168 Miliar Berlanjut, Juventus Seret Cristiano Ronaldo ke Mahkamah Agung
Pemain Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo. (Foto: Instagram/cristiano)
A
A
A

TURIN – Perselisihan hukum antara Juventus dan bintang Timnas Portugal, Cristiano Ronaldo, memasuki babak baru yang kian memanas. Klub raksasa Liga Italia tersebut resmi melayangkan banding ke Mahkamah Agung guna membatalkan kewajiban membayar sisa tunggakan gaji senilai 9,8 juta euro atau sekira Rp168 miliar kepada mantan pemainnya.

Akar permasalahan ini bermula dari kesepakatan penundaan pembayaran gaji sebesar 19,6 juta euro saat pandemi Covid-19 merebak. Saat itu, jajaran manajemen Bianconeri –julukan Juventus– memangkas sementara hak bayar Ronaldo demi menjaga stabilitas keuangan klub.

Persoalan memuncak ketika dokumen rahasia bertajuk "Ronaldo Paper" ditemukan oleh kepolisian dalam penyelidikan keuangan klub. Dokumen tersebut mengungkap tunggakan tersebut tidak pernah dicantumkan dalam laporan keuangan resmi klub, serta belum dilunasi saat Ronaldo hengkang ke Manchester United pada musim panas 2021.

1. Dua Kemenangan Telak CR7 di Pengadilan Turin

Merasa haknya diabaikan, Ronaldo yang kini berusia 41 tahun melayangkan gugatan ke Dewan Arbitrase pada September 2023. Pada April 2024, lembaga tersebut memenangkan Ronaldo dan memerintahkan Juventus membayar 9,8 juta euro atau separuh dari total penundaan gaji pokok, ditambah bunga serta biaya perkara.

Cristiano Ronaldo
Cristiano Ronaldo

Juventus yang menolak menerima keputusan tersebut lantas mengajukan banding ke Pengadilan Turin. Namun, hakim Gian Luca Robaldo secara tegas menolak banding itu pada Januari 2026 dan menguatkan kemenangan hukum bagi penyerang Al-Nassr tersebut.

Meski telah menderita dua kali kekalahan di tingkat pengadilan daerah, Juventus bergeming dan enggan menyerah. Dalam laporan keuangan terbarunya, klub mengonfirmasi telah mendaftarkan berkas banding ke Mahkamah Agung Italia, tingkat peradilan tertinggi di negara tersebut, pada 27 Maret 2026.

2. Sikap Manajemen

Manajemen Juventus beralasan dua keputusan pengadilan sebelumnya hanya menguji aspek formalitas prosedur semata.

 

"Keputusan-keputusan terdahulu hanya menilai faktor formalitas dan belum menguji substansi pokok perkara secara menyeluruh," jelas pihak klub terkait alasan pengajuan banding, dikutip The Thao 247, Rabu (14/10/2026).

Cristiano Ronaldo sportskeeda
Cristiano Ronaldo sportskeeda

Guna menenangkan para pemegang saham, pihak klub memastikan perselisihan ini tidak akan mengganggu neraca keuangan saat ini. Juventus mengklaim telah mengalokasikan dana cadangan sebesar 9,8 juta euro sejak tahun keuangan 2023-2024 untuk mengantisipasi potensi risiko kas.

Hingga saat ini, Mahkamah Agung Italia belum menetapkan jadwal persidangan untuk kasus ini. Kepastian tersebut menandakan perseteruan hukum yang telah berlangsung selama setengah dekade antara CR7 dan si Nyonya Tua masih harus menanti episode terakhir.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement