Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Viral! Pelatih Mesir Sebut Piala Dunia 2026 Diatur untuk Kemenangan Argentina

Rivan Nasri Rachman , Jurnalis-Rabu, 08 Juli 2026 |08:32 WIB
Viral! Pelatih Mesir Sebut Piala Dunia 2026 Diatur untuk Kemenangan Argentina
Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan. (Foto: Instagram/egyptnt)
A
A
A

ATLANTA – Kekalahan dramatis 2-3 dari Tim Nasional (Timnas) Argentina di babak 16 besar Piala Dunia 2026 meninggalkan luka mendalam bagi Mesir. Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, secara terbuka melontarkan kritik keras terhadap kepemimpinan wasit yang dianggapnya sangat tidak adil dan memihak sang juara bertahan.

Laga yang digelar di Stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Selasa 7 Juli 2026 malam WIB tersebut sejatinya hampir menjadi panggung sejarah bagi The Pharaohs –julukan Mesir. Mesir sempat memimpin nyaman 2-0 hingga laga menyisakan 11 menit, sebelum akhirnya Lionel Messi menginspirasi kebangkitan Argentina dan Enzo Fernandez mencetak gol kemenangan lewat sundulan di akhir laga.

1. Protes Keras Hossam Hassan

Hassan meradang karena merasa timnya dirugikan oleh serangkaian keputusan wasit asal Prancis, Francois Letexier. Dua klaim penalti Mesir diabaikan, dan sebuah gol yang sempat membuat mereka unggul 2-0 dianulir setelah peninjauan Video Assistant Referee (VAR).

Saking kecewanya, Hassan bahkan menyatakan dirinya memilih langsung pulang dan enggan menonton sisa turnamen Piala Dunia. Ia menegaskan hasil akhir pertandingan tersebut tidak murni karena jalannya permainan, melainkan dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal lapangan.

Wasit Timnas Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan, Pernah Rugikan Timnas Indonesia U-23!
Wasit Timnas Argentina vs Mesir di 16 Besar Piala Dunia 2026 Jadi Sorotan, Pernah Rugikan Timnas Indonesia U-23!

Hassan juga menyoroti adanya dugaan tekanan dari pihak Argentina terhadap wasit menjelang laga dimulai. Ketegangan memuncak di babak tambahan waktu saat Hassan diganjar kartu kuning karena memprotes minimnya intervensi VAR, sementara salah satu stafnya justru dikartu merah.

"Saya akan pulang dan tidak akan menonton pertandingan lagi dari turnamen ini. Apa yang terjadi pada kami tidak adil. Kami seharusnya mendapat penalti, sebuah gol dianulir, dan saya tidak tahu mengapa dianulir,” ungkap Hassan, mengutip dari ABC, Rabu (8/7/2026).

 

"Kami telah diperlakukan tidak adil hari ini. Kami telah mengalami ketidakadilan. Kami lebih baik dalam segala hal, tetapi hasilnya dipengaruhi oleh faktor internal di lapangan, di dalam pertandingan, dan faktor eksternal sebelum pertandingan,” tambahnya.

"Tampaknya ada tekanan yang diberikan dari pihak Argentina kepada wasit yang menyebabkan hasil ini,” lanjut Hassan.

Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan. (Foto: Instagram/egyptnt)
Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan. (Foto: Instagram/egyptnt)

2. Tetap Bangga

Meski tersingkir dengan cara yang menyakitkan, Hassan mengaku tetap bangga dengan perjuangan gigih anak-asuhnya di atas lapangan. Kendati demikian, ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa sepak bola telah kehilangan kredibilitasnya karena Mesir tidak mendapatkan keadilan yang layak mereka terima.

“Saya bangga dengan para pemain saya. Namun kami belum menerima apa yang pantas kami terima,” tutup pelatih Mesir tersebut.

(Rivan Nasri Rachman)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement