AMSTERDAM – Penampilan Maarten Paes dalam laga sengit antara Ajax Amsterdam melawan PSV Eindhoven memicu gelombang kritik tajam. Analis sepak bola ternama asal Belanda, Hugo Borst, tidak menahan diri untuk mengecam performa penjaga gawang yang baru bergabung pada Februari lalu dari FC Dallas tersebut.
Borst menilai Paes gagal memenuhi standar kiper modern yang sangat krusial bagi skema permainan klub sebesar Ajax. Ia menilai Paes menjadi salah satu penyebab Ajax pada akhirnya gagal menang dan imbang dengan skor 2-2.
Kritik ini mencuat setelah Paes terlihat berkali-kali melakukan kesalahan fatal, terutama saat mencoba membangun serangan dari lini belakang. Borst menganggap kualitas sang kiper jauh dari kata memadai untuk bersaing di level tertinggi kompetisi Belanda.
Salah satu sorotan utama Borst adalah buruknya kemampuan kaki Paes. Di babak pertama saja, kiper Timnas Indonesia tersebut tercatat dua kali memberikan bola secara cuma-cuma kepada lawan.
Bahkan, satu kesalahan operan di babak berikutnya nyaris berujung petaka saat bola jatuh tepat di kaki pemain PSV yang siap melancarkan serangan balik.
"Sangat memalukan jika namamu adalah Paes namun memberikan bola-bola seperti itu," kata Borst, mengutip dari media Belanda, Voetbal Zone, Minggu (3/5/2026).
Borst menambahkan bahwa meskipun Paes kabarnya melakukan banyak penyelamatan hebat selama berkarier di Amerika Serikat, sepak bola modern menuntut kiper untuk tampil serba bisa. Borst secara blak-blakan menyebut kehadiran Paes di bawah mistar gawang sebagai sesuatu yang tidak diinginkan atau bisa dilewatkan seperti sakit gigi.