ZURICH – Federasi Sepakbola Dunia (FIFA) membantah akan memperkenalkan penggunaan kartu biru musim depan. Kartu biru sendiri diketahui varian yang sedang diuji coba setelah adanya kartu merah dan kuning dalam sepakbola.
Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional (IFAB) berencana untuk memperkenalkan protocol Sin-Bins dalam permainan sepakbola. Sin-Bins merupakan area di luar lapangan untuk ditempati para pemain yang mendapat hukuman sementara.

Kartu biru disebut sebagai penanda dari wasit kepada para pemain yang akan menempati Sin-Bins di luar merah dan kuning. Kartu biru sendiri adalah gagasan baru yang memungkinkan wasit menyelesaikan perselisihan antar pemain atau pelanggaran sinis.
Pemain yang mendapat kartu biru akan ditempatkan di Sin-Bins selama 10 menit. Kemudian, mereka bisa kembali ke permainan.
Jika ada pemain yang mendapat dua kartu biru, dia harus dikeluarkan dari permainan layaknya diganjar dua kartu kuning. Kemudian, pemain yang mendapat kartu kuning dan biru dalam satu pertandingan juga akan dikeluarkan dari permainan.
Menurut beberapa laporan, IFAB akan mulai memperkenalkan kartu biru pada musim depan. Pengenalan ini akan dilakukan melalui kompetisi Piala FA dan Piala Liga Inggris jika Federasi Sepakbola Inggris (FA) berkenan. Namun, FIFA menegaskan penggunaan kartu biru tidak akan berlaku musim depan.
FIFA mengatakan uji coba lebih lanjut harus dilakukan terhadap penggunaan kartu biru. FIFA memberi sinyal, uji coba untuk kartu biru harus terlebih dahulu dilakukan di kompetisi tingkat rendah.
“FIFA ingin mengklarifikasi bahwa laporan tentang apa yang disebut ‘kartu biru’ di tingkat elite sepakbola adalah tidak benar dan prematur,” tulis FIFA dilansir dari Goal Internasional, Jumat (9/2/2024).

“Uji coba semacam itu, jika dilaksanakan, harus dibatasi pada pengujian secara bertanggung jawab di tingkat yang lebih rendah, sebuah posisi yang ingin diulangi oleh FIFA ketika agenda ini dibahas pada RUPS IFAB pada 1 Maret,” sambung keterangan FIFA.
Presiden FIFA, Aleksander Ceferin, sejatinya menentang wacana penggunaan kartu biru. Meskipun demikian, seperti yang disampaikan di atas, FIFA akan tetap membahas rencana penggunaan kartu biru dalam rapat umum tahunan bulan depan.
(Djanti Virantika)