INILAH alasan terbesar Timnas Indonesia bisa menjadi ancaman serius bagi tim-tim raksasa Asia seperti Iran, Korea Selatan, hingga Jepang yang saat ini on fire. Alasan tersebut tidak lain dan tidak bukan karena komposisi skuad Timnas Indonesia diisi pemain keturunan dan juga pemain abroad.
Timnas Indonesia memang tengah gencar mendatangkan sederet pemain keturunan guna memperkuat skuad Garuda. Hingga saat ini, Timnas Indonesia telah memiliki sederet pemain naturalisasi. Namun, belum pernah sekalipun Timnas Indonesia bermain dengan full skuad naturalisasi.

(Sandy Walsh akhirnya merasakan debut bersama Timnas Indonesia)
Contoh saja di FIFA Matchday September 2023 menghadapi Turkmenistan. Di saat Shayne Pattynama bermain melawan Argentina, Sandy Walsh tidak bisa turun karena cedera. Sebaliknya, saat Sandy Walsh bermain melawan Turkmenistan beberapa waktu lalu, giliran Shayne Pattynama yang cedera.
Padahal, jika seluruh pemain yang telah dinaturalisasi bermain dalam satu tim,Timnas Indonesia akan menjadi skuad yang mengerikan. Apalagi, jika pemain-pemain keturunan yang dikabarkan jadi buruan PSSI segera dinaturalisasi, maka Indonesia siap menjadi ancaman untuk tim raksasa Asia.
Lantas bagaimana starting line up skuad Indonesia jika hal itu benar-benar terjadi?
Tanpa mengurangi rasa hormat kepada talenta kiper-kiper lokal yang sangat mumpuni, gawang Indonesia akan lebih aman jika diisi Emil Audero Mulyadi. Dengan kemampuan dan pengalamannya bermain di level teratas Italia, Emil Audero adalah orang paling cocok untuk berdiri di bawah mistar gawang Indonesia.
Posisi bek tengah, kombinasi Elkan Baggot, Jordi Amat, dan Jay Idzes adalah komposisi terbaik Timnas Indonesia saat ini. Seperti diketahui, Shin Tae-yong kerap menggunakan formasi 3 bek.
Dengan kombinasi 3 pemain ini, Timnas Indonesia diprediksi mampu meredam setiap serangan dari tim-tim kuat termasuk Jepang dan Korea Selatan sekalipun. Dengan pengalamannya, Jordi Amat yang akan menjadi leader di lini pertahanan.

(Jordi Amat bikin pertahanan Timnas Indonesia semakin rapat)
Di posisi fullback, Indonesia memiliki Sandy Walsh di kanan dan Shayne Pattynama di kiri. Keduanya adalah pemain yang memiliki atribut lengkap sebagai seorang fullback modern. Kemampuan bertahan yang baik serta bisa juga membantu penyerangan.
Kemudian di lini tengah, trio Marc Klok, Ivar Jenner, dan Marselino Ferdinan adalah opsi terbaik. Ketiganya memiliki gaya bermain berbeda yang saling melengkapi.
Marc Klok dengan daya jelajahnya yang sangat luas, Ivar Jenner dengan visi bermain yang sangat baik, serta Marselino Ferdinan dengan gaya permainan yang stylish. Dengan kombinasi tiga gelandang ini, Timnas Indonesia tentu memiliki variasi permainan yang sangat kaya. Gelandang SC Heerenveen, Thom Haye, juga bisa dimasukkan jika berhasil dinaturalisasi.
Terakhir di posisi penyerang ada nama Rafael Struick dan Ragnar Oratmangoen. Keduanya merupakan striker cepat dengan kemampuan menggiring bola dan daya jelajah yang tinggi. Karakteristik itu sangat sesuai dengan skema permainan Shin Tae-yong yang kerap mengandalkan counter pressing.
Dengan komposisi tersebut, Timnas Indonesia memiliki kekuatan yang sangat merata mulai dari sektor penjaga gawang, lini pertahanan, lini tengah, dan juga lini serang. Nantinya, Timnas Indonesia siap bersaing dengan tim-tim papan atas Asia atau mungkin dunia.
(Rivan Nasri Rachman)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.