KISAH Eric Abidal yang tak terima disebut menjadi mualaf karena sang istri. Sebab legenda hidup Barcelona itu menegaskan bahwa keputusannya memeluk agama Islam karena keinginan dirinya sendiri.
“Semua prosesnya natural (untuk menjadi mualaf). Memilih pindah ke Islam bukan karena istri saya, tapi hadiah yang tiba-tiba muncul,” jelas Abidal. France Football, Rabu (12/4/2023).
“Itu benar-benar terjadi begitu bagi saya. Mengalir begitu saja dan membuat saya sangat senang. Saya memeluk Islam dengan sepenuh hati saya," tambah Abidal.
Meski begitu, Abidal tak memungkiri bahwa sang istri, Hayet Kebir menjadi salah satu pihak yang mengenalkan Islam kepada dirinya. Sebab perlu diketahui, Abidal lahir dan besar di keluarga Katolik.

Sehingga Abidal baru benar-benar mengenal Islam ketika menjalin hubungan dengan Hayet. Ia pun memutuskan menjadi mualaf pada 2007 atau ketika dirinya dan Hayet memutuskan untuk menikah.
“Bagi saya, istri saya adalah sebuah permata. Dia juga pemegang kemudi yang sangat menakjubkan,” sambung Abidal.
“Saya beruntung mendapat perempuan seperti dia, yang sanggup memberikan arahan dan pendapat yang logis sebelum saya memutuskan hal krusial, termasuk dalam memilih karier,” tambahnya.
Saat ini, Abidal pun dikenal sebagai muslim yang taat. Bahkan pada Ramadhan 2022 kemarin, Abidal tengah berada di Arab Saudi untuk menikmati bulan puasa di kota suci Mekkah.
Sebagai informasi, Abidal merupakan pemain andalan Barcelona dari 2007-2013. Pesepakbola yang biasa mentas di posisi fullback kiri dan bek tengah itu memutuskan menjadi mualaf pada 2007.

Selama membela Barcelona, Abidal total memenangkan 13 trofi. Total dari 13 trofi itu, dua gelar di antaranya merupakan trofi Liga Champions.
(Rivan Nasri Rachman)