KETUA Umum (Ketum) PSSI, Erick Thohir, memutuskan untuk jadi Ketua Panitia Lokal (Local Organizing Committee/LOC) Piala Dunia U-20 2023. Menteri BUMN itu pun optimistis Indonesia bisa menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 2023 yang sukses dengan kualitas terbaik.
Ya, Erick Thohir belum lama ini terpilih sebagai Ketum PSSI periode 2023-2027 pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI 16 Februari 2023 lalu. Pria kelahiran Jakarta itu pun langsung bergerak cepat dalam mempersiapkan Piala Dunia U-20 2023 yang akan digelar di Indonesia pada 20 Mei hingga 11 Juni mendatang.

Kurang tiga bulan sebelum pelaksanaan Piala Dunia U-20 2023, Erick Thohir memutuskan langkah strategis memimpin Ketua Panitia Lokal/LOC. Ia mengatakan agar koordinasi pihaknya dengan INAFOC (Indonesia FIFA U-20 World Cup Organizing Committee) sebagai panitia pusat jadi lebih maksimal.
"Kini, saya pimpin langsung LOC agar mempermudah koordinasi dan pembagian tugas dengan INAFOC. Agar koordinasi LOC dan INAFOC bisa efektif dan efisien, termasuk pembagian tugas agar tidak overlapping. Ini layaknya apa yang terjadi saat Asian Games 2018, antara INASGOC dan KOI," ungkap Erick Thohir dalam keterangannya, dikutip Okezone, Kamis (2/3/2023).
Lebih lanjut, Erick Thohir menegaskan langkah cepat dengan memotong alur birokrasi penting untuk dilakukan demi kesuksesan pelaksanaan Piala Dunia U-20 2023. Eks presiden Inter Milan itu pun optimistis Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang sukses dan tidak boleh gagal.
"Piala Dunia U-20 yang mana kita akan menjadi tuan rumah adalah saat kita menunjukkan kembali kepada dunia bahwa Indonesia bisa menjadi tuan rumah yang baik, yang sukses menyelenggarakan kompetisi dengan kualitas terbaik. Tidak boleh gagal," tegas Erick Thohir.
Selain itu, Erick Thohir menambahkan, langkah memimpin langsung kepanitiaan lokal bertujuan agar pihaknya bisa berkoordinasi langsung dengan INAFOC. Dengan harapan dapat membahas pembagian anggaran agar tidak tumpang tindih.

"Supaya kita semua tertib. Mana budget pemerintah dan budget sponsor, baik yang berasal dari sponsor FIFA maupun sponsor lokal. Semua budget itu tidak boleh tercampur. Hanya saja soal opening dan closing ceremony, kami sudah serahkan ke INAFOC,” jelas Erick Thohir.
Dalam hal ini, Erick menegaskan bahwa penggunaan dana untuk Piala Dunia U-20 2023 harus transparan demi menjaga kepercayaan. Terlebih, harus memenuhi standar ketentuan yang ada di FIFA bukan di Indonesia.
"Karena bagaimanapun untuk event-event yang dibuat FIFA pasti ada standarnya. Ingat ya, standar FIFA, bukan standar Indonesia sehingga harus kita ikuti. Ini adalah pintu kita untuk bisa ikut bidding Piala Dunia, maka kita harus memastikan semua berjalan dengan baik," pungkasnya.
Berikut susunan Panitia Lokal Piala Dunia U-20 2023:
Ketua/Project Leader: Erick Thohir
Vice Project Lead/Project Manager: Ratu Tisha
Sekretariat: Reynaldi Istanto
Finance & Administration: Ahmad Zulfikar
Operation: Ronny Suhatril
Safety & Security: Nugroho Setiawan
Service: Santiyani Lestari Nanieksoer
Volunteer Management: Ratih C Sari
Competition: Asep Saputra
Communication: Monika Desideria
Marketing & Commercial: Marsal Masit
(Hakiki Tertiari )
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.