MALANG - Sejumlah pesepakbola dikaitkan akan bergabung dengan Arema FC. Namun, pelatih Arema, Javier Roca mengungkap hanya akan merekrut pemain yang masuk ke dalam kriteria yang sedang dicarinya agar cocok dengan permainan Singo Edan.
Seperti yang diketahui, Arema FC sedang mencari amunisi tambahan untuk mengarungi Liga 1 2022-2023. Perburuan pemain ini dilakukan usai tim kebanggaan masyarakat Malang ditinggal tiga pemainnya yakni Hasyim Kipuw, Irsyad Maulana, dan Hanis Sagara.
Kebutuhan mendesak khususnya di sektor pertahanan karena saat ini hanya tersisa tiga stok bek tengah yakni Sergio Silva, Bagas Adi Nugroho, dan Ikhfanul Alam, sedangkan satu pemain lagi Syaeful Anwar masih dibekap cedera.
Satu pemain belakang dikaitkan dengan Arema FC yakni Risna Prahalabenta, yang kini memperkuat Dewa United. Pesepakbola 25 tahun ini sempat bekerjasama dengan Javier Roca saat menangani Laskar Macan Putih di putaran kedua Liga 1 musim 2021 - 2022 lalu.

Sementara Arema FC juga kedatangan lima pemain yang tengah melakukan trial, dua di antaranya yang diminati Javier Roca yakni Bayu Aji yang sebelumnya memperkuat NZR Sumbersari di Liga 3 dan Kevin Armedyah, yang memperkuat PSMS di Liga 2.
Dua nama itu disebut Javier Roca memiliki kemampuan yang diinginkannya. Bahkan keduanya juga memiliki versatilitas, atau kemampuan menempati lebih dari satu posisi.
Kevin Armedyah misalnya pesepakbola berusia 21 tahun ini bisa bermain di penyerang tengah, second striker atau penyerang bayangan, hingga sayap. Selama membela PSMS Medan di putaran pertama ia telah bermain dua kali dengan menit bermain 37 menit.
Sedangkan untuk Bayu Aji memiliki kemampuan bermain sebagai gelandang bertahan, gelandang serang, hingga bek tengah atau stopper. Meskipun secara statistik keduanya belum terlalu mentereng.
"Saya sudah rekomendasikan dua. Bayu sama Kevin (PSMS) dia gelandang menyerang, gelandang bertahan dan stopper. Kemampuan Bayu Aji itu bisa stopper bisa gelandang. Kalau Kevin, dia bisa striker, bisa second striker dan sayap," ucap Javier Roca, Kamis (12/1/2023).
Menurut Roca, tak semua pemain cocok dengan karakter permainan Arema FC di bawah asuhannya. Apalagi di Arema FC ada karakter khusus gaya permainan Malangan yang mencoba diimplementasikan Roca. Maka kendati butuh tambahan di pemain belakang, pelatih asal Cile memutuskan tidak terlalu buru-buru mencari penggantinya.
"Saya sedang buat filosofi Arema FC, tidak semua pemain bisa masuk Arema, harus ada rules di sisi mana, dia harus punya karakter seperti apa, kelebihannya apa. Sesuai dengan karakter yang sedang saya buat, lagi pikirkan siapa opsinya," kata pelatih berusia 45 tahun ini.

Salah satu syarat yang harus dipenuhi calon pemain baru Arema FC yakni mau bersaing dan memperjuangkan satu posisi. Apalagi di Arema FC banyak pemain berkualitas yang mempunyai kemampuan di atas rata-rata.
"Opsinya jelas kan tidak mungkin saya langsung tarik Sergio atau yang selama ini main terus kan. Paling tidak, ya harus bersaing di situ. Semua pemain yang datang ke Arema FC dia pikir pasti akan jadi pemain inti, ya tidak mungkin, susah," terangnya.
"Jadi paling tidak dia harus kuat di situ, untuk bersaing dan harus kuat untuk tekanan. Karena bermain di Arema FC berbeda dengan main di tempat lain. Apalagi di situasi seperti ini, kita musuhnya lebih banyak setiap hari. Tapi mau gimana," tutup Roca.
(Rivan Nasri Rachman)