Share

Park Hang-seo Ungkap Bobroknya Sistem Sepakbola Vietnam: Tak Punya Visi!

Ilham Sigit Pratama, MNC Portal · Senin 28 November 2022 15:01 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 28 51 2716293 park-hang-seo-ungkap-bobroknya-sistem-sepakbola-vietnam-sebelum-berpisah-ng1FrlWa13.jpg Pelatih Timnas Vietnam, Park Hang-seo (Foto: Instagram/park.hangseo)

PELATIH Timnas Vietnam, Park Hang-seo mengungkapkan bobroknya sistem sepakbola di negara yang ia latih itu. Ia menganggap, federasi sepakbola Vietnam (VFF) tidak mempunyai visi yang jelas terkait pembinaan pemain-pemain muda.

Seperti diketahui, Park Hang-seo akan berpisah dengan Vietnam pada 31 Januari 2023 mendatang usai kontraknya habis. Artinya, Piala AFF 2022 merupakan ajang terakhir pelatih asal Korea Selatang itu bersama Timnas Vietnam.

Park Hang-seo

Namun sebelum berpisah, Park Hang-seo malah mengatakan bahwa sepak bola Vietnam mengalami kemunduran. Menurutnya, VFF tidak memiliki visi yang jelas perihal pembinaan pemain muda.

Jika dibiarkan terus menerus, Park Hang-seo mengatakan bahwa sepak bola Vietnam tidak akan memiliki masa depan. Tentu komentar tersebut terdengar amat pedas bagi para petinggi VFF.

“Sepakbola Vietnam saat ini mengalami masalah dalam pembinaan usia muda. Dengan sistem pembinaan usia muda seperti ini, sangat sulit untuk berkembang,” kata Park Hang-seo dilansir The Thao 247, Senin (28/11/2022).

Follow Berita Okezone di Google News

Park Hang-seo menyarankan agar petinggi VFF mencerna kritikannya baik-baik. Sebab pembinaan pemain muda sangat penting untuk regenerasi skuad Timnas Vietnam.

Timnas Vietnam

“Jika di masa depan, kami tidak mengambil tindakan nyata untuk mengubah sistem pelatihan pemain muda, saya rasa masa depan sepakbola Vietnam akan sangat sulit berkembang,” ujarnya.

“Kami melihat bahwa setiap aspek mulai dari pembinaan usia muda, pembinaan ke pembinaan, dan semua yang dibutuhkan ada dalam satu sistem,” tandasnya.

Di Piala AFF 2022, Vietnam tidak berada satu grup dengan Timnas Indonesia. Vietnam tergabung di Grup B bersama dengan Malaysia, Singapura, Myanmar dan Laos.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini