Share

Penyebab Madura United Tak Setuju Liga 1 2022-2023 Digelar Terburu-buru

Ilham Sigit Pratama, MNC Portal · Sabtu 05 November 2022 18:27 WIB
https: img.okezone.com content 2022 11 05 49 2701566 penyebab-madura-united-tak-setuju-liga-1-2022-2023-digelar-terburu-buru-MdyupMgoFS.jpg Madura United tak setuju Liga 1 2022-2023 digelar terburu-buru (Foto: Instagram/Madura United)

PENYEBAB Madura United tak setuju Liga 1 2022-2023 digelar terburu-buru akan dibahas dalam artikel ini. Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama Madura United, Zia Ulhaq Abdulrahim yang punya alasan sendiri mengapa Liga 1 2022-2023 tak setuju Liga 1 2022-2023 digelar dengan terburu-buru.

Zia Ulhaq Abdulrahim sendiri mengkawatirkan jika Liga 1 2022-2023 digelar terburu-buru akan berpengaruh pada pemain yang tampil di Timnas Indonesia. Ia ingin kompetisi digulirkan kembali ketika klub-klub benar-benar siap. Dirinya tidak ingin ada masalah yang nantinya akan menghambat jalannya kompetisi.

 Madura United

"Kami gak mau mulai cepat-cepat, kenapa? Nanti rem tangan lagi, kencang lagi remnya, jatuh lagi, kita gak mau itu, diberesin dulu dong. Kalau memang kompetisi ini gak harus jalan, ya sudah jangan dipaksain jalan," kata Zia Ulhaq kepada awak media di Hotel Sultan, Jakarta, dikutip, Sabtu (5/11/2022).

"Tapi bukan Madura saja yang bersepakat, tapi seluruh elemen yang ada di dalamnya. jadi gak hanya Madura yang bersepakat," sambungnya.

Zia Ulhaq Abdulrahim juga tidak setuju jika kompetisi ditargetkan rampung sebelum April 2022 mendatang. Sebab hal itu tentu akan berdampak pada jadwal pertandingan.

Jadwal pertandingan tentunya akan dipadatkan jika mengejar tanggal selesai bulan April 2022. Hal itu dinilai tidak baik untuk keselamatan fisik para pemain.

Terlebih lagi, para pemain di klub banyak yang nantinya akan tampil di Timnas Indonesia. Zia Ulhaq Abdulrahim menyebut akan sangat merugikan jika banyak pemain Timnas Indonesia cedera karema jadwal laga dipadatkan.

Liga 1 2022-2023

(Pertemuan PT LIB, PSSI, dan sejumlah klub Liga 1 2022-2023)

"Gak ideal (kalau April selesai), kompetisi yang dipaksakan akan berdampak luar biasa, apa itu? tentunya bagi pemain itu sendiri, kita berkompetisi apa outputnya? Selain tujuan klub meraih prestasi, pemain yang dimainkan oleh kita akan menjadi manfaat untuk Timnas," tuturnya.

"Bagaimana ceritanya kita berharap manfaatnya untuk sepak bola kalau pemain itu cedera? atau kecapean? kita lihat bersama hari ini di seluruh negara, di lapisan dunia itu beristirahat, tapi karena kita gak ikut kompeitisi di Piala Dunia, ya kita gak istirahat," tandasnya.

Sebelumnya diketahui berdasarkan pertemuan antar klub, yang digelar pada Jumat 4 November 2022 silam, PT Liga Indonesia Baru memiliki opsi untuk menggelar kembali kompetisi. Yakni, pada 18 November, 25 November dan 2 Desember 2022. Kompetisi juga ditargetkan rampung pada 16 April 2023 mendatang.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini