Share

Bukti Panpel dan Polisi Ajukan Laga Arema FC vs Persebaya Surabaya Digelar Sore Hari, tapi Ditolak PT LIB

Quadiliba Al-Farabi, MNC Media · Minggu 02 Oktober 2022 11:38 WIB
https: img.okezone.com content 2022 10 02 49 2679069 bukti-panpel-dan-polisi-ajukan-laga-arema-fc-vs-persebaya-surabaya-digelar-sore-hari-tapi-ditolak-pt-lib-KBPdmAy4mo.JPG Kerusuhan pecah di laga Arema FC vs Persebaya Surabaya, menyebabkan 153 orang meninggal dunia. (Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto)

BUKTI Panitia Pelaksana (Panpel) dan polisi sudah mengajukan laga Arema FC vs Persebaya Surabaya digelar pada sore hari tapi ditolak PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) akan dibahas dalam artikel ini. Waktu kick off laga Arema FC vs Persebaya Surabaya memang menimbulkan perdebatan.

Demi meminalisir kerusuhan, Panpel dan Polisi menyarankan agar laga Arema FC vs Persebaya digelar pada Sabtu, 1 Oktober 2022 sore WIB. Namun, PT LIB selaku operator kompetisi bersikukuh tetap menggelar laga pada malam hari. Akibatnya, kerusuhan pun pecah kelar pertandingan.

Arema FC vs Persebaya Surabaya

(Kerusuhan pecah kelar laga Arema FC vs Persebaya. (Foto: ANTARA)

Sekadar diketahui, laga yang berakhir 2-3 untuk kemenangan tim tamu itu berakhir petaka. Ribuan suporter tumpah ruah ke lapangan Stadion Kanjuruhan dan terlibat aksi baku hantam dengan kepolisian.

Surat Polisi

(Pihak Kepolisian menyarankan laga Arema FC vs Persebaya digelar sore hari)

Situasi semakin mencekam ketika pihak kepolisian mulai menembakkan gas air mata ke salah satu sisi tribun. Dikabarkan dari situ, banyak suporter yang terinjak-injak hingga kehabisan napas.

Akhirnya, dikonfirmasi peristiwa ini memakan korban jiwa kurang lebih sebanyak 153 orang. Hal ini merupakan insiden “berdarah” terparah yang pernah dialami sepakbola Indonesia.

Banyak yang menganggap kejadian ini terjadi efek dari laga yang digelar malam hari. Pada kenyataannya, pihak Panpel dan Kepolisian awalnya secara resmi mengajukan agar laga digelar sore hari.

Pihak Kepolisian sudah mengirim surat bernomor B/ 2151/IX/PAM.3.3./2022 perihal permohonan perubahan jadwal pertandingan Liga 1 tahun 2022. Di sana mereka memerintahkan Panpel Arema FC agar mengubah jadwal pertandingan yang sedianya dijadwalkan pukul 20.00 WIB agar dimajukan menjadi pukul 15.00 WIB dengan pertimbangan keamanan.

Arema FC vs Persebaya Surabaya

(Pihak keamanan menembakkan gas air mata ke penonton. (Foto: ANTARA/Ari Bowo Sucipto)

Panpel pun menanggapi permohonan itu dengan bersurat langsung kepada PT LIB. Surat itu diterima dan kemudian ditanggapi dalam bentuk hasil koordinasi PSSI, PT LIB, dan Host Broadcaster. Tertuang dalam surat bernomor 497/LIB-KOM/IX/2022 penolakan dari ajuan perubahan jadwal tersebut.

PT LIB Arema FC vs Persebaya Surabaya

“Kami PT. Liga Indonesia Baru (PT. LIB) menyampaikan bahwa meminta kepada Klub Arema FC untuk berkoordinasi secara optimal kepada pihak keamanan dalam hal ini khususnya dengan KAPOLRES Malang untuk TETAP melaksanakan pertandingan BR Liga 1-2022/2023 NP 96 antara Arema FC VS PERSEBAYA Surabaya DILAKSANAKAN SESUAI DENGAN JADWAL YANG TELAH DITENTUKAN,” tulis jawaban surat tersebut.

Satu hal yang pasti, insiden di atas sangat disayangkan. Diharapkan kejadian seperti ini takkan pernah terulang lagi di persepakbolaan Indonesia.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini