Share

Kisah Yaya Olukosi, Pelatih Profesional yang Kini Banting Setir Jualan Nasi Bungkus di Kampus

Destriana Indria Pamungkas, MNC Portal · Rabu 28 September 2022 18:57 WIB
https: img.okezone.com content 2022 09 28 51 2676925 kisah-yaya-olukosi-pelatih-profesional-yang-kini-banting-setir-jualan-nasi-bungkus-di-kampus-VqyUHggrp0.jpg Kisah Yaya Olukosi, Pelatih Profesional yang Kini Banting Setir Jualan Nasi Bungkus di Kampus. (Foto: Instagram/sholayaya)

KISAH Yaya Olukosi, pelatih profesional yang kini banting setir jualan nasi bungkus di kampus menarik untuk dibahas. Kisah menarik ini datang dari Negara Malaysia.

Pemilik nama lengkap Oluwashola Yaya Olukosi ini merupakan seorang pria Nigeria yang telah lama menetap di Malaysia. Melalui sosial media Facebook, Yaya Olukosi menceritakan kisah luar biasanya ini, yaitu dari seorang pelatih sepakbola hingga menjadi seorang penjual nasi bungkus.

Berikut Kisah Yaya Olukosi, pelatih proffesional yang kini banting setir jualan nasi bungkus di kampus.

Kisah Yaya Olukosi, Pelatih Profesional yang Kini Banting Setir Jualan Nasi Bungkus di Kampus

Yaya Olukosi mengaku memiliki lisensi UEFA B. Lisensi tersebut memungkinkan dirinya menjadi pelatih kepala di tim sepakbola amatir U-16 dan juga bisa menjadi asisten pelatih tim sepakbola profesional di mana pun.

Yaya Olukosi (instagram/sholayaya)

Yaya juga mengaku pernah memiliki pengalaman melatih Wolverhampton Wanderers U-12 dan U-13 saat masih tinggal di Inggris.

Hijrahnya ke Malaysia bermula saat tutor Bahasa Inggrisnya memberikan saran agar dirinya pergi ke Asia Tenggara. Ia kemudian mengumpulkan banyak informasi mengenai Asia Tenggara dan negara mana yang harus ia tinggali.

Kemudian Yaya memilih Malaysia karena telah jatuh cinta pada dua hal, yaitu Gua Batu dan KLCC. Karena itulah dirinya tinggal di Batu Caves. Yaya Olukosi sudah tinggal di Malaysia sekitar 10 tahun.

Sejak 8 tahun terakhir, Yaya Olukosi menjual nasi bungkus yang ia jajakan di kampus. Ia mengaku harus bangun jam 04 .00 pagi setiap harinya. Kemudian ia harus pergi ke Kompleks Tangling di Kuala Lumpur untuk mengambil nasi lemak.

Nasi lemak merupakan kudapan asal Malaysia yang penampakannya mirip dengan nasi bungkus di Indonesia.

Yaya Olukosi (instagram/sholayaya)

Setelah mendapatkan nasi lemak, kemudian Yaya Olukosi akan pergi ke Universitas Malaya sekitar jam 7 pagi untuk menjajakan dagangannya. Adapun alasan mengapa ia menjual nasi lemak adalah karena ia ingin mendekati tempat dimana makanan favoritnya (nasi lemak) dibuat. Ia juga ingin mempelajari semua tentang Malaysia, termasuk makanannya.

Kini, Yaya Olukosi menjadi sosok yang cukup dikenal oleh mahasiswa Universitas Malaya. Para mahasiswa menyebutnya sebagai “Brother Yaya”.

Demikian Kisah Yaya Olukosi, Pelatih Profesional yang Kini Banting Setir Jualan Nasi Bungkus di Kampus.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini