PERSEBAYA Surabaya akan tindak tegas oknum suporter yang masuk stadion ngaku-ngaku wartawan. Hal itu terjadi dalam pertandingan kontra PSIS Semarang.
Dilaporkan dalam pertandingan yang digelar di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, 23 Agustus 2022, ada 10 orang yang mengaku wartawan. Namun, mereka tak mampu membuktikan diri keanggotaan sebagai wartawan.

“Pada pertandingan Persebaya vs PSIS lalu, terdapat beberapa oknum berjumlah sekitar 10 orang yang mengaku-ngaku sebagai media. Mereka memaksa masuk dengan dalih alan meliput pertandingan,” tulis pernyataan pada laman resmi Persebaya, Senin (29/9/2022).
“Namun saat petugas keamanan menanyakan legalitas peliputan, mereka tidak bisa menunjukkannya,” sambung pernyataan tersebut.
Media Officer Persebaya, Angkasa Danu kemudian angkat suara. Aang –sapaan akrabnya- mengatakan bahwa Persebaya akan menindak tegas oknum yang nekat masuk ke stadion tanpa menunjukkan legalitas sebagai wartawan yang terdaftar di Liga 1 2022-2023.
“Tidak bisa sembarangan meliput, tidak sembarang ambil gambar dan tidak semudah menunjukkan id pers lalu bisa meliput pertandingan. Ada mekanisme yang harus dipatuhi,” kata Angkasa.

”Jadi mohon pengertian teman-teman media, yang tidak terakreditasi tidak bisa meliput pertandingan. Termasuk YouTuber yang mengaku media akan kami tindak lebih tegas lagi,” ucapnya.
“Karena ada konsekuensi denda puluhan juta rupiah pada klub, jika kami tidak menegakkan aturan terkait wartawan terakreditasi,” tutupnya.
(Andika Pratama)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.